KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR – Kondisi sebuah papan reklame berukuran besar di Jalan Pagerwojo, dekat kawasan Transmart Sidoarjo, memicu kekhawatiran pengguna jalan. Struktur reklame tersebut secara kasatmata tampak miring, sementara posisinya berada di kawasan yang cukup ramai dilintasi kendaraan dan pejalan kaki.
Pantauan di lokasi, Jumat (25/9/2026), menunjukkan konstruksi papan reklame berdiri tidak tegak lurus. Bagian papan tampak condong, sedangkan rangka penyangga di bagian tengah terlihat terbuka dan sejumlah komponennya tampak perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena reklame berdiri tidak jauh dari badan jalan. Di kawasan itu, arus kendaraan berlangsung cukup aktif, sementara aktivitas masyarakat juga terlihat di sekitar lokasi yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan.
Seorang warga yang melintas mengaku merasa khawatir dengan kondisi papan reklame tersebut. Ia berharap pemerintah maupun pengelola segera melakukan pengecekan, terutama menyangkut kekuatan struktur dan keamanan reklame.
“Sering lewat sini, makin lama kelihatan miring. Kalau terjadi sesuatu saat ada orang lewat, tentu bahaya. Apalagi kawasan ini cukup ramai,” ujarnya.
Kekhawatiran serupa disampaikan pengguna jalan lainnya. Menurut dia, kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang perlu menjadi pertimbangan dalam memastikan keamanan konstruksi reklame.
“Kalau hujan atau angin kencang, kami khawatir. Harus segera dicek, apakah masih aman atau memang perlu diperbaiki bahkan dibongkar,” katanya.
Persoalannya, hingga pantauan dilakukan, belum diketahui apakah papan reklame tersebut telah melalui pemeriksaan kelayakan struktur secara berkala. Informasi mengenai pemilik atau pengelola reklame, izin pemasangan, serta pemeriksaan teknis terakhir juga belum diperoleh.
Redaksi telah berupaya meminta konfirmasi kepada Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) Kabupaten Sidoarjo serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo terkait kondisi reklame tersebut dan kewenangan pengawasannya. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diperoleh tanggapan resmi.
Kondisi di lapangan tersebut setidaknya menjadi alasan perlunya pemeriksaan teknis segera, bukan sekadar menunggu sampai terjadi kerusakan atau insiden. Pemeriksaan dapat memastikan apakah konstruksi masih memenuhi aspek keselamatan atau membutuhkan tindakan lebih lanjut.
Sebab, keberadaan reklame di ruang publik bukan hanya menyangkut estetika maupun kepentingan promosi, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan. Pemerintah daerah dan pengelola reklame diharapkan tidak mengabaikan kondisi konstruksi yang berada di sekitar jalur lalu lintas tersebut.

Belum ada komentar