Ormas Madas Nusantara Dicabut Kesbangpol Bali Hadapi Penolakan Warga

Foto Ilustrasi Penolakan Ormas Madas Nusantara
beritakeadilan.com,

KOTA DENPASAR, BALI-Keberadaan Ormas Madas Nusantara di Bali berakhir singkat setelah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bali mencabut Surat Tanda Lapor Organisasi Kemasyarakatan (STLO) yang baru saja diterbitkan. Pencabutan ini dilakukan menyusul gelombang penolakan masyarakat yang menilai kehadiran ormas dari luar daerah berpotensi memicu gesekan sosial dan mengganggu harmoni lokal.

Kepala Kesbangpol Bali, I Gede Suralaga, menegaskan pencabutan STLO merupakan hasil rapat bersama Tim Terpadu Pengawasan Ormas dan Kesbangpol Kota Denpasar. “Kami hanya berwenang mencabut STLO, bukan membubarkan ormas. Pembubaran menjadi kewenangan pihak yang mendirikan,” ujarnya. Langkah ini disebut sebagai bentuk respons cepat terhadap keresahan publik yang ramai disuarakan di media sosial.

Nyoman Gede Wismaya, salah satu tokoh masyarakat, menegaskan bahwa penolakan bukan ditujukan kepada perantau Madura yang selama ini hidup damai di Bali. “Kami tidak menolak saudara dari Madura mencari rezeki di Bali. Yang kami tolak adalah bentuk ormas eksklusif seperti Madas. Ini langkah antisipasi agar potensi konflik tidak terjadi,” katanya. Pernyataan ini memperlihatkan bahwa keresahan warga lebih pada wadah organisasi, bukan hubungan antarindividu.

Kesbangpol Bali berjanji akan lebih selektif dalam memberikan izin ormas di masa depan, dengan mempertimbangkan sensitivitas masyarakat lokal. Kasus ini menjadi cermin bagaimana dinamika sosial di Bali sangat dipengaruhi oleh kearifan lokal yang dijaga ketat. Penolakan terhadap Madas Nusantara juga mengingatkan pada kasus serupa dengan ormas GRIB Jaya, yang sebelumnya ditolak keberadaannya di Pulau Dewata.

51 Tanggapan

  1. Hidup lebih damai tanpa Ormas,Bali jangan sampai seperti di pulau Jawa,setiap jengkal tanah jadi kekuasaan Ormas..

      1. Manfaatnya madas adalah untuk jadi konflik antar suku, seperti di Kalimantan. Madura vs Dayak.

      2. Mantap dgn penolakan itu perlu agar tidak terjadi hal hal yg merugikan masyarakat Bali dan ini patut dicontoh didaerah daerah yg mencintai kerukunan antar rakyat Indonesia krn rakyat NUSANTARA yg hidup berakar dari BUDAYA NUSANTARA YG PENUH TOLERANSI DAN ADAB

  2. Salam hormat kepada Pemda Bali yg menolak Semua Ormas di Bali, yg mau merusak persatuan kerukunan adat dan budaya bali, semoga kedepannya bali tetap ajeg tanpa ada Ormas apapun baik yg datang dari dalam maupun dari suku luar bali
    Matur suksemseme

  3. Salam hormat kepada Pemda Bali yg menolak Semua Ormas di Bali, yg mau merusak persatuan kerukunan adat dan budaya bali, semoga kedepannya bali tetap ajeg tanpa ada Ormas apapun baik yg datang dari dalam maupun dari suku luar bali
    Matur suksemseme

  4. Jaga Bali jgn sampai tercemar dgn ormas2 yg anarkhis spt di Jawa. Salam hormat kpd rakyat Bali yg mempertahankan adat istiadat dan kebudayaan Bali. Bravo Bali.

  5. Semoga menjadi pembelajaran bagi daerah lain, untuk terus menghidupkan kearifan lokal nya

  6. Buat apa ormas hanya berpotensi mengkotak kotak golongan suku budaya, hancurkan setiap ormas

  7. Kalo di Jawa juga begitu, kira2 gimana ya? Ga ada Ormas Bali, madur, sunda, betawi, minang, batak dll…

  8. Saya sebagai orang Madura yang sudah di tinggal lama di Bali aman . Tentram. Senstosa.
    Orang Bali memang merangkul semua kearifan budaya di Indonesia.
    Kalau mau toleransi beragama ya di Bali tempatnya.
    Saya menolak dengan keras ada ormas Madas di Bali.

  9. Indonesia dibikin parah oleh para politisi.merekabuat undang undang yang memudahkan oknumbikin ormas dan memanfaatkan untuk tujuan politik mereka.ormas kedaerahan harus dilarang.irmas harus menginduk ke partai politik yang punya wakil di DPR.tidak seperti sekarang,ormas semaunya sendiri.

  10. Org madura klo perorangan gk rese, klo udah rame-rame bakal bikin ulah sok jagoan.

  11. Namun sayang, adat kebaikan juga dirusak budaya2 asing lain dari luar negeri melalui turis2, dan tidak berani menolak, karena itu sumber income, tapi prihatin, masa depan budaya timurnya…

  12. contoh aceh tidak ada ormas , keadaan aman, tidak pening buka usaha dan terjamin keamanan warga

  13. Pemda mengakodir suara rakyatnya salut pembda Bali semoga bisa di contoh untuk Pemda lainnya

  14. Sdh waktunya ormas kesukuan di larang berdiri selagi masih di Indonesia Krn akan berbenturan sama kearifan lokal masing masing daerah.. sdh banyak contoh di Jawa setiap gesekan melibatkan ormas kesukuan..

  15. harusnya tiap tiap daerah mengambil contoh dari bali.agar hanya ada satu ormas di daerahnya

  16. Hidup lebih nyaman tanpa ormas-ormas perusak ketenangan warga.
    Bikin ribut, neror sana neror sini.

  17. Semua ormas yang berbau suku tidak usah diterbitkan, potensi gesekan masyarakat semakin besar.
    Yg dilakukan bali sdh benar…..

  18. Bali dan propinsi lain harus belajar dari daerah lain, terutama di P.Jawa. Banyak ormas yang justru merusak tatanan sosial dan meresahkan masyarakat.

  19. Ya elah ngapain si di bali
    Disini lah di jakarta banyakin biar seru
    Kalo bentrok sesama ormas kan rame tuh
    Apalagi sampe bawa suku suku
    Bali udah steril jgn dirusak jakarta kalo mau

  20. Preman pasar dn preman terminal sdh di basmi aparat..eh malah beralih k ormas..

  21. Setuju lah buat apa ada ormas..bikin ribet..contoh di NTT tdk ada ormas..perbaikan jalan aman tdk ada preman pedagang kecil di pasar tradisional aman tdk ada tukang palak berpakaian jas

  22. Mari kita jaga kerukunan berbangsa dan bernegara tinggal kan ego suku kita kembali kepada sumpah pemuda 1928

  23. Salut dgn pihak berwenang di bali…tolak ormas…
    Pasti & pasti ormas adalah wadah preman….preman berkedok organisasi

  24. Ormas “blok M” emang rada rese,,,palagi kalo udah kumpul,,,,,udah banyak contohnya,,,,jangan kasih panggung,,,,,mreka kayak zionis,,,,,awalnya aja Baek,,,,ntar nginjek

  25. Ormas itu apa ? Tidak ada untungnya, cuma bikin rusuh aja. Bubarkan aja ormas ormas kaya gitu. Buat apa ?! Cuma sok sokan aja. Di Jakarta ini tidak ada gunanya.

  26. Salut kepada Pemprov Bali yg berani tegas menolak Madas dan Grib Jaya di pulau Bali ….

  27. Jgn pecah persatuan yg sdh dibangun dr th 1928 dg ego kesukuan.
    Kita sdh melihat & merasakan kehadiran kelompok2 ormas hanya menimbulkan keresahan & ketakutan di masyarakat.

    Trm ksh Pemda Bali yg sdh berani bersikap.