DLH Toba: Air Limbah Yasop Lolos Uji Mutu, Genangan Dipicu Drainase Tersumbat Sampah

DLH Toba: Air Limbah Yasop Lolos Uji Mutu, Genangan Dipicu Drainase Tersumbat Sampah
beritakeadilan.com,

KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA – Pemerintah Kabupaten Toba menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan rembesan air yang mengalir ke saluran drainase di kawasan Jalan Liberti, Lapangan Mini Balige. Untuk memperoleh informasi yang berimbang, sejumlah awak media mengonfirmasi langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Toba, Porman Nainggolan, di sela kegiatan gotong royong yang dipimpin Wakil Bupati Toba, Jumat (17/7/2026).

Porman menjelaskan, sejak pagi pihaknya mendampingi Wakil Bupati Toba meninjau lokasi yang menjadi perhatian masyarakat. Sebelum kegiatan gotong royong dilaksanakan, Pemerintah Kabupaten Toba bersama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (Yasop) terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi guna membahas langkah penanganan di lapangan.

“Dari hasil rapat koordinasi tersebut telah dicapai kesepakatan bahwa pada hari ini juga dilakukan pembersihan di lokasi yang diduga menjadi titik penyumbatan aliran air,” ujar Porman.

Menanggapi dugaan adanya pencemaran limbah, Porman menegaskan bahwa Yasop telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) beserta jaringan pipa penyalur. Menurutnya, air limbah yang dialirkan telah melalui proses pengolahan dan pengujian sehingga memenuhi baku mutu lingkungan.

“Artinya limbah ataupun air yang mengalir sekarang ini sudah layak karena telah lolos uji mutu. Kalaupun mengalir ke drainase, kondisinya tidak lagi membahayakan lingkungan,” jelasnya.

Ia menilai genangan yang terjadi lebih disebabkan oleh tersumbatnya saluran drainase akibat sampah plastik dan material lainnya. Selain itu, kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan di sepanjang Jalan Liberti juga dinilai turut memperparah kondisi tersebut.

Dalam sesi wawancara, salah seorang wartawan mempertanyakan apakah penanganan baru dilakukan setelah muncul laporan dari masyarakat. Menjawab hal itu, Porman mengatakan kegiatan pembersihan lingkungan memang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Toba sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kawasan Jalan Liberti, kata dia, memang telah masuk dalam daftar lokasi prioritas yang akan dibersihkan.

“Kegiatan kebersihan ini memang sedang kita galakkan. Lokasi ini juga termasuk salah satu kawasan yang menjadi prioritas untuk dibersihkan,” katanya.

Saat ditanya mengenai langkah antisipasi agar persoalan serupa tidak terulang, Porman menegaskan DLH akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Kedepannya kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa dan kelurahan. Jika ada lokasi yang perlu dilakukan gotong royong, Dinas Lingkungan Hidup siap bekerja sama demi menjaga kebersihan lingkungan,” tegas Porman Nainggolan.

Pemerintah Kabupaten Toba berharap kolaborasi antara pemerintah, pihak yayasan, dan masyarakat terus diperkuat. Selain penanganan drainase secara berkala, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah penyumbatan saluran air serta menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan bebas dari genangan.

Belum ada komentar