KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR– Keresahan warga Brasi Kecamatan Laren terhadap Pekerjaan proyek Pavingstone yang semakin ramai diperbincangkan atas Dugaan pengunaan matrial bekas yang memicu keresahan warga setempat Jum.at ( 14/8/2026)
Menanggapi hal tersebut, Ahmadi Latif yang menjabat Kaur Perencanaan sekaligus menjadi Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) Pembagunan Desa Brangsi memberikan klarifikasi resmi Ia menegaskan bahwa pengunaan matrial lama tersebut sudah sesuai dengan Rencana Anggaran dan Biaya ( RAB)
Menurut Ahmad memang matrial pavingstone lama yang masih layak dan bisa digunakan kembali.karena pekerjaan ini adalah rehab, bukan pembangunan jalan baru jadi material lama yang masih layak bisa dimanfaatkan kembali,” Terangnya Klarifikasi ini menjadi penting karena proyek tersebut menjadi bahan perdebatan dimedia sosial.
Ia mengatakan, pekerjaan sudah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pengunaan matrial lama tersebut justru bertujuan agar anggaran yang tersedia dapat menghasilkan jalan yang lebih panjang sekaligus membuat pekerjaan lebih efisien dan cepat.
“Kalau seluruhnya harus menggunakan material baru, volume proyek yang bisa dikerjakan akan lebih pendek.dengan rehab, material lama yang masih layak dapat dimanfaatkan sehingga panjang jalan yang dikerjakan bisa lebih banyak,” ungkapnya
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan tanpa pendampingan. Tapi pembagunan proyek tersebut sudah mendapatkan persetujuan pendamping desa dan sebelumnya telah dilakukan survei oleh pihak kecamatan bersama Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa
“Bahkan pekerjaan ini juga sudah dilakukan monitoring dan evaluasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lamongan” katanya.
Ia menambahkan, konsep pekerjaan tersebut juga telah dituangkan dalam prasasti pembangunan yang secara jelas mencantumkan pembangunan Rehab Jalan Pavingstone
Namun demikian pembangunan ini menjadi ujian kepercayaan masyarakat terhadap proyek desa. Klarifikasi resmi diharapkan mampu meredakan isu yang berkembang. Namun, publik masih menunggu bukti nyata bahwa proyek benar-benar sesuai standar. Ahmad menekankan bahwa tujuan utama pembangunan adalah memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarat umumnya dan khusisnya bagi warga Brangsi.

Belum ada komentar