Transformasi Rel
KAI Wisata Cetak Rekor: Layani 1,5 Juta Pelanggan Sepanjang 2025
KABUPATEN SEMARANG (Beritakeadilan.com, Jawa Timur)-PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) resmi menutup tahun buku 2025 dengan capaian performa yang gemilang. Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini melaporkan telah melayani total 1.517.926 pelanggan di seluruh lini bisnisnya, sebuah angka yang menegaskan dominasi layanan wisata berbasis rel di Indonesia.
Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, menyatakan bahwa kepercayaan lebih dari 1,5 juta pelanggan tersebut merupakan validasi atas transformasi layanan dan inovasi produk yang dijalankan perusahaan selama setahun terakhir.
"Tahun 2025 menjadi momentum penting. Angka ini membuktikan bahwa komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan sudah berada di jalur yang tepat," ujar Hendy dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Sektor wisata sejarah (heritage) masih menjadi tulang punggung daya tarik perusahaan. Ikon wisata Semarang, Lawang Sewu, mencatatkan kunjungan fantastis sebanyak 620.517 orang. Sementara itu, Museum Kereta Api Ambarawa berhasil menarik 180.938 pengunjung.
Tingginya antusiasme ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga nilai edukasi sejarah perkeretaapian. Selain itu, layanan segmen premium turut memberikan kontribusi signifikan; Kereta Wisata melayani 23.330 pelanggan eksklusif, sementara fasilitas Luxury Lounge dinikmati oleh 331.780 pengguna.
Sejalan dengan tren digitalisasi, KAI Wisata sukses menggaet 51.356 pengguna aplikasi e-Porter dan memproses 162.228 transaksi ticketing secara daring. Kemudahan dan keamanan transaksi menjadi faktor utama meningkatnya ketergantungan pelanggan pada layanan digital perusahaan.
Layanan penunjang lainnya juga mencatatkan rapor positif:
- Shower & Locker serta WISER: Dinikmati oleh 128.983 pelanggan.
- Rail Transit Hotel: Melayani 18.794 pelanggan yang membutuhkan fasilitas transit nyaman.
Menghadapi tahun 2026, KAI Wisata berencana memperkuat sinergi lintas sektoral dan memperluas ekosistem digital. Perusahaan berambisi menghadirkan produk yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang demi mendukung pariwisata nasional yang berkelanjutan.
“Capaian ini adalah motivasi untuk terus berinovasi. Fokus kami ke depan adalah memberikan solusi kenyamanan ekstra bagi pelanggan di setiap titik perjalanan mereka,” pungkas Hendy Helmy.
Pencapaian ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri pariwisata Indonesia, sekaligus menjadikan kereta api sebagai gaya hidup perjalanan yang mewah namun tetap terjangkau bagi berbagai lapisan masyarakat. (dwi heri mustika)