Distribusi Ilegal

Mafia Solar Subsidi Diduga Kuasai SPBU Jatirogo Tuban

oleh : -
Mafia Solar Subsidi Diduga Kuasai SPBU Jatirogo Tuban
Dugaan aktivitas pengambilan solar subsidi di Spbu 54.623.09 Sugihan, kecamatan Jatirogo(dok.ist)

KABUPATEN TUBAN (Beritakeadilan.com, Jawa Timur)-Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan tajam di Kabupaten Tuban. SPBU 54.623.09 yang berlokasi di Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo, diduga kuat menjadi titik sentral aktivitas mafia solar yang beroperasi secara sistematis dan terang-terangan.

Berdasarkan hasil pantauan lapangan pada Selasa (30/12/2025), ditemukan indikasi kuat adanya kendaraan bak terbuka dan sepeda motor yang telah dimodifikasi secara ilegal. Kendaraan-kendaraan tersebut melakukan pengisian solar subsidi berulang kali dalam volume besar, yang diduga akan dialihkan ke pasar gelap industri demi keuntungan pribadi.

Aktivitas yang berlangsung mencolok ini memicu keresahan warga sekitar. Pasalnya, hingga saat ini belum tampak adanya intervensi hukum yang signifikan dari pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Jatirogo maupun Kepolisian Resor (Polres) Tuban.

Seorang aktivis sosial berinisial AD menegaskan bahwa pembiaran terhadap praktik ini merupakan bentuk penghinaan terhadap mekanisme pengawasan energi nasional. Menurutnya, solar subsidi adalah hak rakyat kecil yang tidak boleh dikomoditaskan secara ilegal.

"Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan tindakan represif. Bongkar jaringan mafia ini hingga ke akarnya. Negara tidak boleh kalah oleh oknum yang merampok hak masyarakat ekonomi lemah," tegas AD kepada tim redaksi.

Selain tuntutan hukum bagi para pelaku, masyarakat juga menuntut PT Pertamina (Persero) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk melakukan audit mendalam terhadap SPBU 54.623.09. Evaluasi protokol pengisian dan pengawasan intensif dinilai mendesak guna memutus rantai distribusi ilegal.

Hingga berita ini diunggah, pihak pengelola SPBU maupun kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Upaya konfirmasi terus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan mengenai langkah antisipatif yang akan diambil otoritas terkait dalam mengamankan kuota subsidi negara di wilayah Tuban. (Iwan)

banner 400x130
banner 728x90