Surabaya Aman 2026

Rapor Akhir Tahun Polrestabes Surabaya: 472 Maling Motor Diringkus !

oleh : -
Rapor Akhir Tahun Polrestabes Surabaya: 472 Maling Motor Diringkus !
Foto: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan saat press conference akhir tahun 2025 di Gedung Braha Daksa

SURABAYA (Beritakeadilan.com, Jawa Timur)-Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya resmi merilis rapor kinerja sepanjang tahun 2025. Dalam press conference yang digelar di Gedung Braha Daksa, Rabu (31/12/2025), terungkap bahwa meski angka kriminalitas mengalami kenaikan, efektivitas kepolisian dalam menuntaskan perkara justru melampaui target.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., mengungkapkan bahwa penyelesaian perkara (crime clearance) pada tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni 119 persen.

Foto: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan saat press conference akhir tahun 2025 di Gedung Braha DaksaFoto: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan saat press conference akhir tahun 2025 di Gedung Braha Daksa

"Artinya, kami tidak hanya menyelesaikan kasus yang terjadi tahun ini, tetapi juga berhasil menuntaskan tunggakan perkara dari tahun-tahun sebelumnya," ujar Kombes Pol Luthfie di hadapan awak media.

Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi atensi utama publik. Tercatat ada kenaikan kasus sekitar 10 persen dengan total 600 kejadian. Namun, kepolisian bergerak taktis dengan meringkus 472 tersangka yang kini mayoritas telah memasuki tahap persidangan.

"Banyak dari mereka adalah residivis. Kami pastikan tahun 2026, penindakan curanmor tetap menjadi prioritas. Bagi warga yang motornya pernah hilang, silakan cek ke Mapolres dengan membawa surat resmi, pengambilan tanpa dipungut biaya," tegasnya.

Di sektor narkotika, Polrestabes Surabaya menunjukkan taringnya dengan menyita barang bukti jumbo, di antaranya:

  • Sabu: Lebih dari 93 Kilogram.
  • Ganja: 11 Kilogram lebih.
  • Tersangka: 940 orang dari 724 kasus.

Meski tegas terhadap bandar, kepolisian tetap humanis bagi pengguna di bawah ambang batas tertentu dengan mengarahkan mereka ke jalur rehabilitasi.

Sektor jalan raya mencatatkan paradoks positif. Walaupun jumlah kecelakaan naik 18 persen, angka kematian (fatalitas) justru menurun menjadi 180 jiwa. Penurunan ini diklaim berkat pendekatan preventif dan program patroli rutin seperti "97 Suroboyo" dan "Hobiro Menyala".

Kombes Pol Luthfie juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga kota, khususnya suporter Bonek. Pengamanan 55 laga sepak bola, termasuk pertandingan Persebaya, berjalan kondusif berkat kedewasaan para pendukung.

Menutup paparannya, Kapolrestabes mengingatkan munculnya potensi narkoba jenis baru bernama "Atom", yakni cairan narkotika yang disamarkan dalam vape. Walau belum ditemukan di Surabaya, masyarakat diminta tetap waspada.

"Terima kasih atas sinergi insan pers dan warga. Kami berkomitmen di tahun 2026, Polrestabes Surabaya akan semakin transparan dan profesional dalam menjaga keamanan kota tercinta ini," pungkasnya. (**)

banner 400x130
banner 728x90