Langkah Baru PT Surabaya

Kinerja Moncer, PT Surabaya Awali 2026 dengan Jalan Sehat dan Pakta Integritas

oleh : -
Kinerja Moncer, PT Surabaya Awali 2026 dengan Jalan Sehat dan Pakta Integritas
Foto: Kegiatan jalan sehat bersama Pengadilan Tinggi Surabaya dalam rangka mengawali kinerja tahun 2026 dengan semangat kebersamaan dan integritas

SURABAYA (Beritakeadilan.com, Jawa Timur)-Menyongsong fajar kerja perdana di tahun 2026, Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya memilih cara yang berbeda untuk membakar semangat aparatur peradilan. Tidak langsung berkutat dengan tumpukan berkas, jajaran lembaga peradilan tingkat banding ini mengawali langkah dengan kegiatan olahraga jalan sehat pada Jumat (2/1/2026).

Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, Sujatmiko, S.H., M.H., memimpin langsung rute yang melintasi jantung kota Surabaya, mulai dari Jalan Sumatra, Jalan Kayun, hingga Jalan Raya Gubeng. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan simbolisasi "langkah sehat" dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat Jawa Timur.

Foto: Kegiatan jalan sehat bersama Pengadilan Tinggi Surabaya dalam rangka mengawali kinerja tahun 2026 dengan semangat kebersamaan dan integritasFoto: Kegiatan jalan sehat bersama Pengadilan Tinggi Surabaya dalam rangka mengawali kinerja tahun 2026 dengan semangat kebersamaan dan integritas

Sepanjang tahun 2025, PT Surabaya menunjukkan taji di level nasional. Di bawah kepemimpinan Sujatmiko, lembaga ini sukses menyabet Sertifikasi AMPUH (Pengadilan Unggul dan Tangguh) dari Mahkamah Agung. Prestasi ini diperkuat dengan raihan Peringkat Pertama dalam pembinaan satuan kerja (satker) di wilayah hukum Jawa Timur.

"Prestasi di tahun 2025 adalah modal penting. Namun, tahun 2026 membawa tantangan baru yang lebih kompleks. Kami mengawali hari ini dengan kebersamaan agar energi positif menyelimuti kinerja sepanjang tahun," ujar Sujatmiko saat memberikan arahan di Aula Lantai 3 PT Surabaya.

Ketaatan pada kedisiplinan juga terlihat dari tingkat kehadiran pegawai yang tercatat lengkap pada hari pertama kerja, di luar mereka yang memiliki keterangan sah seperti cuti atau sakit. Namun, kesehatan fisik dan disiplin kehadiran dianggap belum cukup tanpa landasan etika yang kuat.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, PT Surabaya telah menjadwalkan agenda krusial pada Selasa, 6 Januari 2026. Seluruh jajaran, mulai dari Hakim Tinggi hingga staf fungsional, diwajibkan melakukan Penandatanganan Pakta Integritas.

"Kami sadar tantangan dan hambatan akan selalu ada. Dengan doa dan komitmen menjaga integritas, seluruh rintangan tersebut pasti bisa kita lalui bersama demi pelayanan publik yang bersih," tegas Sujatmiko. Langkah ini mempertegas posisi PT Surabaya dalam mengedepankan supremasi hukum yang profesional tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan spiritualitas dalam bekerja. (**)

banner 400x130
banner 728x90