KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR – LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) WILTER Jawa Timur menggelar kegiatan GMBI Peduli (Gerakan Istiqomah untuk Peduli dan Berbagi) di Sekretariat WILTER Jawa Timur, Kabupaten Tuban, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Agenda ini merupakan bagian dari program sosial yang selama ini dijalankan organisasi.
Program GMBI Peduli sebelumnya rutin dilaksanakan oleh GMBI Distrik Gresik. Bentuk kegiatannya meliputi penyaluran kebutuhan pokok, dukungan pendidikan, serta pendampingan moral bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, kali ini kegiatan dipusatkan di Kantor WILTER Jawa Timur di Tuban. Lokasi dipilih karena dirangkaikan dengan agenda wisata religi di Kota Wali yang dikenal memiliki sejumlah situs sejarah Islam.
Rombongan GMBI Distrik Gresik berangkat sejak pagi menggunakan dua unit kendaraan Elf menuju Tuban. Kegiatan tersebut dihadiri puluhan anak yatim piatu, perwakilan kaum dhuafa, jajaran pengurus WILTER Jawa Timur, pengurus Distrik Gresik, serta anggota GMBI.
Ketua WILTER Jawa Timur, Sugeng, S.P., mengapresiasi konsistensi GMBI Distrik Gresik yang selama ini menjalankan program sosial secara berkelanjutan.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar LSM GMBI Distrik Gresik yang selama ini tetap konsisten, tulus, dan istiqomah dalam berbagi kepada sesama. Kepedulian yang dibangun tidak hanya sebatas pemberian santunan, tetapi juga diwujudkan melalui pendirian Rumah Singgah bagi anak yatim piatu yang dilengkapi dengan pendampingan pendidikan serta pembinaan karakter. Hal ini merupakan investasi sosial yang sangat bernilai bagi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Sugeng mengatakan GMBI Peduli akan didorong menjadi salah satu program prioritas di lingkungan WILTER Jawa Timur. Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh seluruh distrik di bawah naungan WILTER Jawa Timur.
Ia menilai lembaga swadaya masyarakat tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral melalui aksi kemanusiaan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap gerakan ini terus berkembang, mempererat persaudaraan di lingkungan keluarga besar GMBI, sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai mitra masyarakat dalam membangun kepedulian sosial. Semoga setiap langkah pengabdian ini membawa keberkahan bagi semua pihak,” ungkap Sugeng.
Sementara itu, salah seorang pendamping anak yatim berinisial Nr menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan keluarga besar GMBI WILTER Jawa Timur. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan dan menatap masa depan dengan lebih optimistis.
Melalui GMBI Peduli, WILTER Jawa Timur berharap kegiatan sosial serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi seluruh distrik di bawah naungannya dalam memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.

Belum ada komentar