Rutan Surabaya Fasilitasi Ibadah Warga Binaan Kristen

Foto: Kegiatan ibadah warga binaan Kristen di Rutan Kelas I Surabaya sebagai wujud pembinaan keagamaan dan toleransi beragama.
beritakeadilan.com,

SIDOARJO, JAWA TIMUR – Komitmen menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berlandaskan nilai toleransi terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut dilakukan melalui fasilitasi kegiatan ibadah bagi warga binaan beragama Kristen di lingkungan rutan.

Kegiatan ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Para warga binaan mengikuti rangkaian ibadah bersama, memanjatkan doa, serta mendengarkan firman Tuhan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan spiritual warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Fasilitasi ibadah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemenuhan hak beragama merupakan bagian dari pelayanan yang harus diberikan kepada seluruh warga binaan tanpa diskriminasi.

Melalui kegiatan keagamaan, warga binaan diharapkan mampu memperkuat keimanan, membangun ketenangan batin, serta menumbuhkan nilai-nilai kasih, pengharapan, kedamaian, dan sikap saling menghormati.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.

“Setiap warga binaan memiliki hak untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Kami berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan keagamaan secara baik dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan yang humanis, sekaligus menanamkan nilai toleransi, kedamaian, dan saling menghormati di lingkungan Rutan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Rutan Kelas I Surabaya akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi seluruh warga binaan, tanpa membedakan latar belakang agama maupun kepercayaan, dengan tetap memperhatikan ketentuan serta aspek keamanan yang berlaku.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen membangun sistem pemasyarakatan yang tidak hanya mengedepankan pembinaan kedisiplinan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan rohani dan pembentukan karakter.

Melalui pembinaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, toleransi, dan penghormatan terhadap hak beragama, Rutan Kelas I Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang harmonis sekaligus mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.

Belum ada komentar