Punxgoaran Guncang Waterfront City Pangururan, Festival Tao Toba Joujou 2026 Makin Meriah

Punxgoaran Guncang Waterfront City Pangururan, Festival Tao Toba Joujou 2026 Makin Meriah
beritakeadilan.com,

KABUPATEN SAMOSIR, SUMATERA UTARA – Ribuan masyarakat dan wisatawan memadati Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, saat grup musik Punxgoaran tampil dalam Festival Tao Toba Joujou 2026, Jumat (7/8/2026) malam.

Penampilan Punxgoaran menjadi salah satu magnet utama pada hari kedua festival yang digelar di Segmen V Waterfront City Pangururan. Lagu-lagu yang dibawakan langsung disambut antusias penonton yang ikut bernyanyi dan mengabadikan suasana melalui telepon genggam.

Kemeriahan festival telah terasa sejak sore. Berbagai pertunjukan seni dan budaya disuguhkan kepada pengunjung, termasuk Opera Batak yang membawa nuansa tradisi leluhur ke panggung utama.

Perpaduan seni tradisional dengan musik modern membuat kawasan tepi Danau Toba tersebut dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan. Anak-anak, generasi muda hingga orang tua larut dalam suasana festival hingga malam.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom hadir bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera. Mereka turut berbaur dengan masyarakat dan mengunjungi sejumlah stan UMKM yang berada di kawasan festival.

Produk lokal seperti kopi, kuliner khas Batak dan kerajinan tangan turut dipasarkan kepada pengunjung. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan festival sebagai ruang promosi produk sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Vandiko mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan yang hadir dalam Festival Tao Toba Joujou 2026.

“Saya mengapresiasi antusiasme masyarakat dan wisatawan yang hadir memeriahkan Festival Tao Toba Joujou tahun ini. Semarak yang kita lihat malam ini menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap budaya dan berbagai kegiatan positif yang menghadirkan kebersamaan,” ujar Vandiko.

Menurutnya, festival bukan hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, menjaga keberlanjutan budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, wisatawan, komunitas, pelaku UMKM dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival ini. Semoga Tao Toba Joujou terus menjadi kebanggaan bersama dan memberikan manfaat bagi masyarakat Samosir,” tambahnya.

Festival Tao Toba Joujou 2026 merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Samosir dan Bank Indonesia Sibolga. Rangkaian kegiatan menghadirkan pertunjukan seni, budaya dan berbagai aktivitas ekonomi kreatif.

Ramainya pengunjung pada hari kedua memperlihatkan tingginya daya tarik festival tersebut. Tao Toba Joujou tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan budaya, pariwisata, kreativitas dan pelaku usaha lokal.

Dengan kemasan yang melibatkan generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif, festival ini diharapkan terus berkembang menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata di kawasan Danau Toba.

Belum ada komentar