BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR – Borneo Palm Oil Forum (BPOF) 2026 resmi dibuka di Platinum Hotel Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (6/8/2026). Forum yang berlangsung hingga Jumat (7/8/2026) ini menjadi wadah pertemuan pemerintah, pelaku industri, akademisi, pekebun, serta berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi penguatan sektor kelapa sawit nasional.
Mengusung tema “Ketangguhan, Inovasi dan Transformasi: Memperkuat Industri Sawit Melampaui Standar Keberlanjutan”, forum ini menitikberatkan pada upaya memperkuat daya saing industri sawit di tengah berbagai tantangan global.
Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, mengatakan tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan mencerminkan perjalanan industri sawit yang terus beradaptasi menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis.
“Di tengah tantangan fluktuasi harga, perubahan iklim, dinamika geopolitik, hambatan perdagangan, serta tuntutan keberlanjutan yang semakin ketat, industri sawit terbukti tetap kokoh menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional,” ujar Eddy saat membuka forum.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan membahas sejumlah isu strategis, antara lain implementasi program biodiesel B50, penguatan tata kelola industri, percepatan hilirisasi produk, perdagangan karbon, peningkatan produktivitas perkebunan, hingga berbagai solusi untuk mengatasi hambatan ekspor.
Berbagai gagasan dan hasil pembahasan dalam forum tersebut akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan industri sawit yang berkelanjutan.
Selain agenda diskusi, BPOF 2026 juga menghadirkan Job Fair Industri Kelapa Sawit 2026 yang merupakan hasil kolaborasi GAPKI Kalimantan Timur dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan. Kegiatan ini diprioritaskan untuk membuka peluang kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal di sektor kelapa sawit.
Rangkaian Borneo Palm Oil Forum 2026 akan ditutup dengan penyelenggaraan GAPKI Run 2026 pada Sabtu (8/8/2026) di kawasan Grand City Balikpapan sebagai bagian dari kampanye hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antar pemangku kepentingan di industri sawit.

Belum ada komentar