KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR –Aksi kekerasan melanda kawasan Jalan Lingkar Utara (JLU) Barat, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Sabtu (19/9/2026) siang. Perselisihan sengit antarpekerja jalanan berujung aksi penikaman brutal yang mengejutkan warga sekitar. Korban yang berprofesi sebagai pembersih kaca mobil langsung terkapar bersimbah darah usai diterjang senjata tajam saat mempertahankan area kerjanya.
Aparat Kepolisian Resor Lamongan bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian setelah menerima laporan darurat dari masyarakat setempat. Petugas meringkus seorang pria berinisial ML (30), warga Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang diduga kuat menjadi dalang aksi penganiayaan tersebut. Selain mencokok ML, polisi turut menyita sebilah pisau sebagai barang bukti utama yang menguatkan indikasi tindak pidana penganiayaan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menegaskan bahwa penyidik tengah memperdalam kronologi kejadian serta memeriksa jajaran saksi di lokasi. Berdasarkan penelusuran awal, bentrokan fisik memuncak akibat perebutan wilayah operasional untuk mengamen di area persimpangan lampu lalu lintas JLU Barat. “Kami memprioritaskan penanganan medis korban sembari menuntaskan olah tempat kejadian perkara secara terukur,” ungkap Hamzaid.
Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan guna memulihkan kondisi fisiknya. Penyidik tetap menerapkan asas praduga tak bersalah terhadap ML selama proses pemeriksaan hukum berlangsung. Penanganan kasus ini menjadi sorotan publik mengingat dinamika konflik sosial di ruang publik perkotaan kian memanas dan membutuhkan penataan ketat dari pihak berwenang.

Belum ada komentar