KABUPATEN LEBONG, BENGKULU – Pemerintah Desa (Pemdes) Ketenong 1, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Bengkulu, menggelar rapat pra-pembangunan tiga titik bak hidram umum (HU) yang bersumber dari Anggaran Tahun Anggaran (TA) 2026, Senin (14/9/2026).
Rapat yang berlangsung di Balai Desa Ketenong 1 tersebut menjadi tahapan awal untuk mematangkan persiapan sebelum pembangunan fisik dilaksanakan, sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan melibatkan unsur masyarakat.
Kepala Desa Ketenong 1, Zulkarnain, hadir bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Babinsa, tim dari Kecamatan Pinang Belapis, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Dalam rapat, peserta membahas sejumlah persiapan pembangunan, mulai dari kesiapan kegiatan, teknis pelaksanaan, pembagian peran, hingga keterlibatan masyarakat dalam mendukung proses pembangunan.
Tiga titik bak hidram umum tersebut masing-masing akan dibangun di Dusun I, Dusun II, dan Dusun III, sehingga diharapkan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Desa Ketenong 1.
Kepala Desa Ketenong 1, Zulkarnain, mengatakan pembangunan sarana bak hidram umum merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sarana air bersih.
“Kami berharap pembangunan tiga titik bak hidram umum ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, sebelum pekerjaan dimulai, kami melaksanakan rapat pra pembangunan agar seluruh tahapan dapat dipersiapkan dengan baik dan pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan,” ujar Zulkarnain.
Ia juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan agar kegiatan dapat berjalan lancar, transparan, serta menghasilkan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat.
“Harapan kami, seluruh pihak dapat bersinergi. Pemerintah desa bersama masyarakat harus sama-sama menjaga dan mendukung pembangunan ini, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan dengan baik dan berkelanjutan,” tambahnya.
Rapat pra-pembangunan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemdes Ketenong 1 memastikan pelaksanaan kegiatan desa berjalan sesuai ketentuan dan melibatkan unsur terkait sejak tahap persiapan.
Dengan dukungan BPD, TPK, pemerintah kecamatan, Babinsa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, pembangunan tiga titik bak hidram umum itu diharapkan dapat terlaksana secara baik serta memberikan manfaat nyata bagi warga.
Pemdes Ketenong 1 berharap pembangunan sarana tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pelayanan publik desa sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap sarana air bersih.

Belum ada komentar