Keluarga Korban Pengeroyokan di Cengkareng Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Foto: ilustrasi
beritakeadilan.com,

JAKARTA BARAT, DKI JAKARTA – Seorang pria berinisial GR (33) menjadi korban dugaan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh lima orang di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman antara korban dengan sekelompok orang yang kemudian berujung pada aksi kekerasan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka akibat senjata tajam di bagian perut dan harus menjalani penanganan medis.

Perkara tersebut telah dilaporkan ke Polsek Cengkareng dengan nomor laporan LP/B/242/VI/2026/SPKT/Polsek Cengkareng/Polres Metro Jakarta Barat/Polda Metro Jaya.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/6/2026), Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, memastikan bahwa pihaknya tengah menangani kasus tersebut dan berkomitmen mengungkap para pelaku.

“Siap bang, pasti kita ungkap,” ujarnya singkat.

Hingga Jumat (26/6/2026), atau sekitar sepekan setelah peristiwa terjadi, kelima terduga pelaku yang disebut merupakan warga Cengkareng dilaporkan masih belum diamankan. Polisi menyatakan proses penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku masih terus berlangsung.

Sementara itu, FS, kakak korban, mengaku kecewa karena para terduga pelaku hingga kini masih bebas berkeliaran. Ia berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan agar kasus tersebut dapat segera diungkap.

“Kami berharap polisi segera menangkap para pelaku dan mengusut kasus ini hingga tuntas secara transparan dan cepat. Keluarga hanya ingin mendapatkan keadilan dan kepastian hukum,” katanya.

FS juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan menimpa masyarakat lainnya.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang dan menimpa orang lain,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi peristiwa serta memburu para terduga pelaku. Keluarga korban berharap proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan segera membuahkan hasil sehingga pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Belum ada komentar