KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Proyek pembangunan jalan rigid beton di Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, yang dibiayai melalui program Bantuan Keuangan Daerah (BKD), telah tuntas. Pengerjaan disebut berjalan sesuai rencana, dengan pengawasan berlapis sejak tahap awal hingga penyelesaian.
Ketua Tim Pelaksana (Timlak) Desa Nglarangan, Ali, saat ditemui di lokasi pada Sabtu, 2 Mei 2026, mengatakan pengawasan proyek melibatkan pemerintah desa, unsur masyarakat, serta tim teknis. Skema ini diterapkan untuk memastikan mutu pekerjaan tetap terjaga dan sesuai spesifikasi.
“Seluruh tahapan kami awasi secara ketat. Hasilnya, pekerjaan bisa selesai tepat waktu dengan kualitas yang sesuai harapan,” ujar Ali. Sabtu (2/5/2026).
Jalan sepanjang 760 meter dengan lebar 4 meter itu dibangun dengan anggaran Rp2,43 miliar. Infrastruktur ini menjadi penghubung penting antara kawasan pertanian dan jalur utama antar desa. Sebelumnya, kondisi jalan rusak dan kerap tergenang saat musim hujan, menyulitkan mobilitas warga serta distribusi hasil panen.
Kini, perubahan mulai terasa. Akses yang lebih baik mempercepat arus barang dan menekan biaya transportasi. Petani dapat mengangkut komoditas seperti padi, jagung, dan kedelai dengan lebih efisien.
Tarmidi, warga setempat, menyebut kondisi jalan yang dulu berlumpur sering menghambat pengiriman hasil panen. “Sekarang kendaraan bisa masuk kapan saja. Hasil panen tidak lagi tertahan,” katanya.
Hal senada disampaikan Gito, pemuda desa yang menilai pembangunan infrastruktur ini menjadi fondasi penting bagi pergerakan ekonomi lokal. Menurut dia, jalan yang layak tak hanya mempermudah distribusi, tetapi juga membuka peluang aktivitas ekonomi baru.
“Kalau akses sudah baik, perputaran ekonomi ikut bergerak. Tinggal bagaimana ke depan masyarakat bisa menjaga fasilitas ini,” ujar Gito.
Rampungnya proyek ini menjadi salah satu penopang konektivitas di wilayah Kanor. Pemerintah desa berharap keberadaan jalan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus dirawat bersama agar manfaatnya berkelanjutan bagi warga.

Belum ada komentar