Diduga Bansos Tak Tepat Sasaran, Warga Lubuklinggau Keluhkan Ketimpangan Penerima

Foto: Rumah warga yang tak layak huni tidak mendapatkan bansos.
beritakeadilan.com,

KOTA LUBUKLINGGAU, SUMATERA SELATAN – Keluhan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali mencuat di tengah masyarakat. Sejumlah warga RT 02, Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau, mengeluhkan dugaan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan berupa sembako, beras, dan minyak goreng.

Warga menilai pembagian bantuan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat di lapangan. Mereka menyebut terdapat penerima bantuan yang dinilai telah memiliki kondisi ekonomi lebih baik dibanding warga lain yang justru belum tersentuh bantuan.

“Pantau saja rumahnya, sudah berkeramik dan layaknya orang mampu, tapi malah terdaftar dan menerima bantuan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (15/6/2026).

Menurut warga, kondisi tersebut menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu yang selama ini berharap mendapat perhatian dari pemerintah.

Keluhan juga disampaikan terkait sejumlah janda, duda, dan warga lanjut usia di wilayah Kampung Legok, Gang Langgar, Lorong Dokter Agus Widodo, RT 02, Kelurahan Lubuklinggau Ulu, yang disebut hidup dalam keterbatasan ekonomi namun belum menerima bantuan sosial.

“Ada janda dan duda yang untuk makan sehari-hari saja susah, tapi tidak pernah dapat bantuan. Sementara yang rumahnya bagus malah dapat. Di mana hati nurani para petugas pendata?” tambah warga tersebut.

Warga berharap Pemerintah Kota Lubuklinggau dan instansi terkait dapat melakukan evaluasi serta verifikasi ulang data penerima bantuan sosial agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

Masyarakat juga meminta agar pendataan dilakukan secara langsung di lapangan sehingga bantuan pemerintah dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kota Lubuklinggau maupun instansi terkait mengenai keluhan warga tersebut.

Belum ada komentar