Dari Kampus Bela Negara, DPKom IARMI UPN Veteran Jatim Dikukuhkan

Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Ahmad Fauzi menyerahkan tongkat komando pada Ketua DPKom Go Bambang Hokgiarto, S.E., MB
beritakeadilan.com,

KOTA SURABAYA, JAWA TIMUR – Semangat kebhinekaan kembali mendapat ruang di Kampus Bela Negara. Dewan Pimpinan Komisariat (DPKom) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Satuan 806 UPN Veteran Jawa Timur resmi dikukuhkan, Selasa (29/9/2026), di Gedung Twin Tower B Lantai 11 Menara Winaya UPN Veteran Jawa Timur.

Mengusung tema “Merawat Kebhinekaan & Berkolaborasi Kuat Menjaga Tali Silaturahmi Lintas Generasi”, pelantikan ini tidak sekadar menandai terbentuknya kepengurusan baru. Lebih dari itu, DPKom diharapkan menjadi wadah alumni Menwa untuk terus membangun jejaring, menjaga kebersamaan, sekaligus berkolaborasi dengan kampus.

Suasana pelantikan semakin istimewa dengan hadirnya Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Ahmad Fauzi, Wakil Rektor III Prof. Dr. Drs. Lukman Arif, M.Si., Dewan Pertimbangan IARMI Drs. Ec. Imam Baidowi, Ir. Edy Purwo Santoso dari DPN IARMI, serta Letkol Laut (KH) Totok F. Ika dari Menwa Seroja. Turut hadir Ketua IARMI Surabaya Drs. Ec. Muzaki beserta jajaran pengurus DPK Surabaya dan sejumlah pengurus DPKom IARMI dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya.

Ketua IARMI Surabaya Drs. Ec. Muzaki berharap lahirnya DPKom IARMI UPN Veteran Jatim dapat menjadi pemantik bagi kampus lain untuk membentuk kepengurusan serupa. “Kami berharap ini menjadi virus positif bagi kampus-kampus lain untuk membentuk DPKom IARMI,” ujar Muzaki.

Menurutnya, IARMI Surabaya memiliki basis anggota yang cukup beragam. Tidak hanya alumni dari perguruan tinggi yang berada di Surabaya, tetapi juga alumni Menwa dari luar Surabaya yang kini berdomisili di Kota Pahlawan. Karena itu, Muzaki berharap DPKom UPN Veteran Jatim mampu membangun kerja sama yang semakin erat dengan Menwa maupun pihak perguruan tinggi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UPN yang telah memberikan fasilitas dan dukungan terhadap pembentukan DPKom tersebut. “Kehadiran Pak Rektor dalam pelantikan ini merupakan kehormatan luar biasa bagi kami,” katanya.

Sementara itu, Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Ahmad Fauzi menyambut hangat keluarga besar IARMI. Ia menegaskan, UPN merupakan Kampus Bela Negara yang terus membangun karakter kebangsaan tidak hanya melalui pembelajaran, tetapi juga budaya kehidupan kampus.

Fauzi memaparkan perkembangan UPN selama delapan tahun dirinya dipercaya sebagai rektor. Kini jumlah mahasiswa UPN telah mencapai sekitar 26 ribu orang, sementara setiap tahun lebih dari 50 ribu calon mahasiswa berminat masuk, dengan daya tampung sekitar 6 ribu mahasiswa baru.

Tak hanya berkembang secara kuantitas, UPN juga semakin terbuka secara internasional. Mahasiswa dari sejumlah negara, termasuk negara-negara Afrika dan Thailand, kini turut menjadi bagian dari sivitas akademika UPN Veteran Jawa Timur.

Salah satu budaya yang terus diperkuat adalah penanaman semangat kebangsaan. Setiap pukul 10.00 WIB, sivitas akademika UPN dibiasakan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Menurut Fauzi, tradisi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam konteks itu, keberadaan Menwa dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk kedisiplinan mahasiswa. “Menwa itu pembentuk disiplin yang tepat di Kampus Bela Negara,” kata Fauzi. Ia juga menegaskan bahwa materi bela negara diberikan kepada mahasiswa di seluruh jurusan sehingga karakter UPN memiliki nuansa tersendiri dibandingkan perguruan tinggi lainnya.

Fauzi pun menyatakan dukungan terhadap DPKom IARMI UPN Veteran Jawa Timur. “Kami sangat support DPKom IARMI. Diharapkan bisa mengemban tugas dengan baik dan berkolaborasi dengan kampus,” ujarnya.

Kepengurusan periode 2026–2029 yang ditetapkan melalui keputusan DPK IARMI Kota Surabaya tersebut dipimpin Go Bambang Hokgiarto, S.E., MBA. sebagai ketua, didampingi Dra. Ec. Lailistiya dan AKBP IGM. Seli Pudjawijaya, S.E., M.H. sebagai wakil ketua, dengan Yuri Shintia, S.E., M.M. sebagai sekretaris dan Rimajanti Mustari, S.E. sebagai bendahara.

Belum ada komentar