112 Pecatur Berebut Tiket Final, Tiga Motor Jadi Hadiah Utama Turnamen H. Mat Yasin

Foto: Memasuki baba semifinal Minggu depan Turnamen Catur H Mat Yasin mulai memanas
beritakeadilan.com,

KABUPATEN GRESIK, JAWA TIMUR – Persaingan Turnamen Catur Terbuka Pengusaha Muda H. Mat Yasin memasuki fase krusial. Sebanyak 112 pecatur kini berebut tiket menuju babak final, dengan tiga sepeda motor menanti sebagai hadiah utama.

Turnamen yang digelar Pengusaha Muda H. Mat Yasin bersama Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), Percasi Kabupaten Gresik dan MADAS itu berlangsung dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Babak penyisihan Pool B digelar Minggu (9/8/2026) dan diikuti 126 pecatur. Mereka tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga Sidoarjo, Surabaya, Lamongan, Bojonegoro, Madiun, Madura dan sejumlah daerah lainnya.

Di atas papan catur, setiap peserta dituntut membaca permainan lawan sekaligus menghitung risiko dari setiap langkah. Kesalahan kecil dapat berujung pada hilangnya peluang melaju ke babak berikutnya.

Ketua MADAS DPC Gresik, H. Moch. Salim, yang hadir dalam babak penyisihan kedua Pool B, mengapresiasi antusiasme para peserta. Ia berharap kompetisi berjalan sportif dan tetap menjadi ruang mempererat kebersamaan.

“Yang paling penting adalah menjaga semangat kebersamaan dan sportivitas. Mudah-mudahan kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini semakin meriah dan mampu menambah persaudaraan,” ujarnya.

Ketua Panitia, Hadi dari Sinar Pos, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari juara. Menurut dia, pertandingan catur juga menjadi sarana mempertemukan masyarakat dan memperkuat silaturahmi.

“Turnamen ini bukan hanya mencari siapa yang terbaik di atas papan catur. Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan membangun kebersamaan,” kata Hadi.

Panitia juga menyiapkan rencana pengembangan turnamen melalui kategori khusus anak-anak. Peserta nantinya akan menyasar pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA sebagai bagian dari upaya mencari dan membina bibit pecatur sejak dini.

“Harapannya ke depan bisa digelar kelas anak-anak untuk tingkat SD, SMP dan SMA. Sehingga bisa menjadi wadah mencari bibit pencatur sejak usia dini,” ungkapnya.

Setelah penyisihan Pool B, sebanyak 73 peserta dari Pool A akan bergabung dengan 49 peserta yang bertahan dari Pool B. Total 112 pecatur atau 56 pasangan akan melanjutkan pertarungan.

Babak semifinal dijadwalkan berlangsung 15 Agustus 2026. Sebanyak 28 pemenang dari babak tersebut akan melaju ke final pada 16 Agustus 2026.

Di babak final, 10 pecatur terbaik akan memperebutkan hadiah yang disediakan panitia. Tiga posisi teratas akan membawa pulang sepeda motor, sedangkan juara berikutnya mendapatkan hadiah berupa perangkat elektronik.

Pertarungan kini bukan sekadar soal mempertahankan bidak. Setiap langkah menentukan nasib. Dan bagi para pecatur yang masih bertahan, satu tujuan sudah jelas: menembus final dan membawa pulang hadiah utama.

Belum ada komentar