Resepsi dan Awarding HPN 2026, PWI Bojonegoro Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Pers

Foto: Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro saat memberikan sambutan di pendopo Malwapati kabupaten Bojonegoro
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan malam resepsi dan awarding pada Jumat (27/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Malowopati lantai dua, Bojonegoro.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Bupati Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bojonegoro, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), pihak industri migas seperti PEPC dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Ketua PWI Jawa Timur, serta undangan lainnya.

Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan resepsi dan awarding ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HPN 2026, sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengawal jalannya pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa PWI Bojonegoro berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah melalui fungsi kontrol sosial yang profesional dan konstruktif.

“PWI Bojonegoro akan terus berupaya mengawal berbagai program yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sasmito juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan integritas jurnalistik. Ia menekankan bahwa setiap wartawan harus menjunjung tinggi prinsip keberimbangan serta menghindari pemberitaan yang bersifat tendensius.

Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan menjadi hal yang krusial, termasuk dorongan agar seluruh jurnalis di Bojonegoro dapat terverifikasi oleh Dewan Pers.

“Kami berharap seluruh wartawan di Bojonegoro memiliki kompetensi yang memadai dan terverifikasi oleh Dewan Pers,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terkait kebutuhan fasilitas pendukung bagi insan pers, berupa balai wartawan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan pengembangan kapasitas.

“Kami berharap Bupati Bojonegoro dapat merealisasikan pembangunan balai wartawan sebagai sarana bersama,” tambahnya.

Rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan kondusif, serta ditutup dengan doa sebagai penutup kegiatan.

Belum ada komentar