KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Buana Kabupaten Bojonegoro mengumumkan adanya gangguan sementara distribusi air bersih yang akan berdampak pada sejumlah pelanggan di wilayah Kecamatan Trucuk, Rabu malam (13/5/2026).
Gangguan tersebut terjadi akibat proses pengurasan di Instalasi Banjarsari sebagai bagian dari pekerjaan pemeliharaan jaringan distribusi air. Berdasarkan pengumuman resmi PDAM yang beredar melalui media sosial, pekerjaan dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB hingga proses selesai dilakukan.
Direktur PDAM Tirta Buana Bojonegoro, Khairil Anwar, saat dikonfirmasi media beritakeadilan.com melalui sambungan WhatsApp menjelaskan bahwa proses pengurasan sengaja dilakukan pada malam hari guna meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat.
“Untuk wilayah tersebut memang terdampak pengurasan, tetapi prosesnya diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 jam. Itu pun dilakukan pada malam hari,” tegas Khairil Anwar.
PDAM juga mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan di wilayah terdampak, untuk menyiapkan cadangan air lebih awal guna mengantisipasi kebutuhan rumah tangga selama distribusi terganggu.
Di sisi lain, pihak perusahaan mengingatkan bahwa apabila ditemukan kendala teknis di lapangan, maka pekerjaan berpotensi berlangsung lebih lama dari jadwal yang telah ditentukan.
“Apabila ada kendala di luar kendali dan pekerjaan belum selesai sesuai jadwal, maka gangguan distribusi aliran air akan berlangsung lebih lama,” ujarnya.
PDAM Tirta Buana Bojonegoro turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat proses pemeliharaan tersebut. Menurut pihak perusahaan, pengurasan instalasi dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas pelayanan dan kelancaran distribusi air bersih kepada pelanggan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan pelanggan resmi PDAM Tirta Buana Bojonegoro melalui sambungan telepon maupun layanan pesan singkat perusahaan.

Belum ada komentar