Temuan Sidak DPRD: Proyek BKKD di Bojonegoro Diduga Tak Sesuai Volume

Foto: Coordril Sidak DPRD Komisi D bersama DPU BM, DPMD, Inspektorat Bojonegoro
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR-Komisi D DPRD Bojonegoro menemukan indikasi kekurangan volume pada proyek pembangunan jalan yang didanai Bantuan Khusus Keuangan Desa (BKKD). Temuan itu muncul dalam inspeksi mendadak, Rabu (22/4/2026).

Sidak dilakukan bersama Inspektorat, Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Penataan Ruang, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Lokasi yang diperiksa meliputi Desa Kedaton (Kapas), serta Desa Kalicilik dan Sumberjokidul (Sukosewu).

Nilai proyek di Desa Kalicilik tercatat Rp2,08 miliar dan di Sumberjokidul Rp2,69 miliar. Sementara itu, data nilai proyek di Desa Kedaton belum diperoleh.

Wakil Ketua Komisi D, Sukur Priyanto, mengatakan temuan tersebut masih bersifat awal dan menunggu hasil uji laboratorium.

“Meski secara kasatmata ada kekurangan volume dan temuan lainnya, tapi kita butuh validasi dari hasil uji laboratorium,” ujar Sukur, Kamis (23/5/2026).

Menurutnya, sidak ini bagian dari pengawasan terhadap proyek BKKD yang tersebar di 369 desa di Bojonegoro.

Belum ada komentar