LUBUK LINGGAU, SUMATERA SELATAN – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bedah rumah, pembangunan fasilitas umum, bantuan sosial, hingga pelayanan kesehatan yang ditinjau langsung oleh Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Kota Lubuk Linggau, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas pemerintah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan sosial di daerah.
Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda Sumsel bersama Polres Lubuk Linggau melakukan renovasi terhadap 11 unit rumah tidak layak huni milik warga. Hingga saat ini, satu unit rumah telah selesai dibangun dan telah ditempati oleh penerima manfaat. Sementara itu, sepuluh unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan dengan progres pembangunan mencapai 40 hingga 60 persen.
Selain program bedah rumah, Polda Sumsel juga telah menyelesaikan revitalisasi Jembatan Merah Putih, yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Pada sektor pelayanan dasar, Polda Sumsel membangun dua titik sumur bor lengkap dengan toren dan instalasi air bersih di Panti Jompo Budi Luhur, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I. Program ini bertujuan menjamin ketersediaan air bersih bagi para lansia sebagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda, jajaran kepolisian juga melakukan renovasi fasilitas sanitasi, tempat wudu, serta perbaikan ruang belajar di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. Upaya tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia yang unggul.
Sementara itu, pada sektor sosial dan kesehatan, Polda Sumsel menyalurkan 500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, menyerahkan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas, serta menggelar pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis yang telah menjangkau puluhan titik pelayanan di wilayah Kota Lubuk Linggau.
Berbagai program kemanusiaan tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ketersediaan hunian yang layak, akses air bersih, fasilitas pendidikan yang memadai, serta bantuan kebutuhan pokok menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Rony Samtana, menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendukung berbagai program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program bedah rumah, penyediaan air bersih, bantuan sosial, dan pelayanan kesehatan ini, kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh program sosial yang dijalankan jajaran Polda Sumsel merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri melalui berbagai program sosial ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat ketahanan sosial sebagai fondasi terciptanya stabilitas kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Keberhasilan program tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan sosial di daerah. Polda Sumsel memastikan berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat akan terus diperluas sebagai bagian dari kontribusi institusi Polri dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

Belum ada komentar