Pohon Klampis Rapuh Tumbang di Jalur Bojonegoro-Jatirogo

Pohon Klampis Rapuh Tumbang di Jalur Bojonegoro-Jatirogo, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam
beritakeadilan.com,

KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR – Kerentanan pohon tua di tepi jalan kembali menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan. Sebuah pohon Klampis yang diperkirakan telah berusia tua tumbang dan menutup seluruh badan Jalan Raya Bojonegoro–Jatirogo, tepatnya di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Kamis (16/10/2026) pukul 18.38 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total. Batang pohon yang melintang di badan jalan membuat kendaraan tidak dapat melintas, sementara kondisi jalan yang gelap pada malam hari meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas di lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi mata, pohon itu tumbang secara tiba-tiba tanpa didahului hujan maupun angin kencang. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa batang atau struktur pohon telah mengalami pelapukan. Namun, penyebab pasti tumbangnya pohon belum dapat dipastikan.

Brendi, salah seorang pengguna jalan yang melintas saat kejadian, mengatakan pohon Klampis tersebut tiba-tiba roboh ketika dirinya sedang dalam perjalanan pulang. Lokasi pohon tumbang berada tepat di depan tempat pencucian mobil.

“Saat saya melintas perjalanan mau pulang di Jalan Bojonegoro–Jatirogo, tepatnya di depan cucian mobil, tiba-tiba ada pohon Klampis tumbang, yang diperkirakan pohon Klampis tersebut sudah lapuk,” ujarnya.

Melihat batang pohon menutup seluruh badan jalan, Brendi segera menghubungi anggota Polsek Parengan agar petugas dapat melakukan penanganan. Langkah itu diperlukan untuk mencegah risiko lebih besar bagi pengguna jalan sekaligus memulihkan arus lalu lintas.

“Saya langsung bergegas menghubungi anggota Polsek Parengan agar segera ditindaklanjuti supaya arus lalu lintas bisa normal kembali,” katanya.

Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Parengan mendatangi lokasi dan melakukan penanganan bersama warga sekitar. Evakuasi dilakukan dengan menyingkirkan batang pohon yang melintang hingga badan jalan kembali terbuka.

Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di jalur penghubung Bojonegoro–Jatirogo kembali normal. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban, tumbangnya pohon yang diduga telah lapuk itu menjadi peringatan serius mengenai potensi bahaya pepohonan tua di sepanjang jalan raya. Pohon yang rapuh berisiko roboh sewaktu-waktu dan dapat membahayakan pengendara, terutama ketika berada di ruas jalan yang minim penerangan.

Karena itu, pemeriksaan kondisi pohon di tepi jalan perlu menjadi perhatian instansi terkait. Identifikasi pohon yang berpotensi tumbang, pemangkasan cabang berisiko, hingga penanganan terhadap pohon yang struktur batangnya telah rusak penting dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Keselamatan pengguna jalan tidak cukup hanya mengandalkan respons cepat setelah pohon tumbang. Upaya mitigasi sebelum kejadian juga diperlukan agar ancaman dari pohon tua yang rapuh tidak berujung pada kecelakaan atau korban jiwa.

Belum ada komentar