Momo Pigeon Susimojo Raih Gelar Tertinggi Kontes Merpati Hias Piala Rektor UB

Momo Pigeon Susimojo Raih Gelar Tertinggi Kontes Merpati Hias Piala Rektor UB
beritakeadilan.com,

KOTA MALANG, JAWA TIMUR – Momo Pigeon Susimojo meraih gelar Best of the Best (BOB) Juara I kategori Show King warna bebas dalam Kontes Merpati Hias Piala Rektor Prana Satwa Brawijaya, Minggu (25/10/2026). Kompetisi yang menjadi bagian dari Dies Natalis ke-64 Universitas Brawijaya (UB) tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Untuk memperebutkan gelar tertinggi, setiap merpati harus terlebih dahulu menjadi juara di kelasnya. Para pemenang dari 43 kelas kemudian kembali bersaing memperebutkan gelar BOB. Selain Momo Pigeon Susimojo, Nayra Farm dari Kediri meraih BOB Juara II melalui Old German Chopper dan BOB Juara III lewat Spanish Chorreara.

Presiden Indonesian Fancy Pigeon Community (IFPC), Binar Bintang Ananta, mengatakan jumlah peserta semula ditargetkan mencapai 417 orang. Namun, 17 peserta mengundurkan diri karena memiliki kepentingan lain. Meski tidak mencapai target awal, ia menilai kegiatan tersebut berjalan sukses dan menjadi ruang kolaborasi antara komunitas penghobi dengan lingkungan akademik.

Binar berharap kerja sama dengan UB dapat memperluas pengenalan merpati hias, khususnya di kalangan mahasiswa. Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk memperluas komunitas sekaligus menjaga regenerasi penghobi merpati hias.

Dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), Muhammad Halim Natsir, mendorong agar kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kontes dan pameran. Menurutnya, fasilitas laboratorium dan dukungan teknologi yang dimiliki Fapet UB berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan satwa hias sekaligus memperluas pengetahuan di bidang peternakan.

Dukungan juga disampaikan Wakil Rektor IV UB bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, Andi Kurniawan. Saat penyerahan piala BOB, ia menyampaikan apresiasi kepada komunitas yang telah menjalin kerja sama dengan UB. Ia berharap kemitraan tersebut berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kampus maupun masyarakat.

Selain kontes merpati hias, Prana Satwa Brawijaya menghadirkan kompetisi ayam hias, ayam Serama, ayam Pelung, dan kucing. Panitia juga menggelar pameran dan bursa satwa selama dua hari untuk memberikan kesempatan kepada penghobi melihat koleksi, bertukar pengalaman, serta memperluas jaringan.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempertemukan komunitas penghobi dengan lingkungan perguruan tinggi. Kolaborasi ini diharapkan membuka ruang edukasi, regenerasi penghobi, dan pengembangan satwa hias berbasis pengetahuan serta teknologi.

Belum ada komentar