Cegah Narkoba dan Pergaulan Bebas, Pemdes Kota Baru Santan Perkuat Karakter Remaja

Cegah Narkoba dan Pergaulan Bebas, Pemdes Kota Baru Santan Perkuat Karakter Remaja
beritakeadilan.com,

KABUPATEN LEBONG, BENGKULU – Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Baru Santan, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong, menggelar sosialisasi pencegahan kenakalan remaja sebagai upaya memperkuat pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kota Baru Santan, Senin (22/6/2026), menghadirkan Kapolsek Lebong Atas, Iptu Komarudin, S.I.P., sebagai narasumber. Acara tersebut turut dihadiri Camat Tubei, Kepala Desa Kota Baru Santan beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, para orang tua, dan puluhan remaja.

Dalam sambutannya, Iptu Komarudin menegaskan bahwa remaja merupakan aset berharga yang akan menentukan masa depan desa, sehingga perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan secara berkelanjutan.

“Remaja adalah generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan desa di masa mendatang. Karena itu, mereka harus dibekali dengan pendidikan karakter yang kuat agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun bentuk kenakalan lainnya yang dapat merusak masa depan,” ujar Komarudin.

Ia juga menilai sosialisasi yang digelar pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap berbagai risiko yang muncul akibat perilaku menyimpang.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada remaja tentang dampak negatif kenakalan remaja, baik dari sisi hukum, sosial, maupun masa depan mereka sendiri. Pencegahan harus dimulai sejak dini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Dalam sesi penyampaian materi, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya pendidikan karakter, peran keluarga dalam pengawasan anak, penggunaan media sosial secara bijak, hingga cara membangun pergaulan yang sehat di tengah perkembangan teknologi digital.

Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat tindakan kenakalan remaja, serta dampak sosial yang berpotensi memengaruhi kehidupan mereka di masa depan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah remaja tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui dialog tersebut, peserta memperoleh wawasan serta solusi dalam menghadapi tantangan pergaulan di era digital.

Sementara itu, Kepala Desa Kota Baru Santan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam membentuk karakter generasi muda desa.

“Kami berharap para remaja semakin memahami pentingnya menjaga perilaku dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan. Pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan pembinaan yang positif agar lahir generasi yang sehat, cerdas, berakhlak, dan siap menjadi penerus pembangunan desa,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, keluarga, sekolah, dan masyarakat, Pemdes Kota Baru Santan optimistis dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.

Belum ada komentar