CCTV Desa Sawohan Rusak dan Terbengkalai, Warga Soroti Minimnya Pengawasan dan Perawatan

beritakeadilan.com,

SAWOHAN, JAWA TIMUR— Sejumlah perangkat kamera pengawas atau CCTV yang dipasang di berbagai titik strategis di Desa Sawohan kini diketahui dalam kondisi rusak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi ini diduga terjadi karena kurangnya pengawasan serta ketiadaan upaya perawatan rutin dari pihak aparatur desa.

Berdasarkan pantauan, beberapa unit CCTV sudah lama mati dan tidak merekam aktivitas lingkungan. Warga pun mengeluhkan hal ini, mengingat keberadaan CCTV semestinya menjadi sarana pengawasan keamanan dan membantu pelayanan pemerintahan desa. Namun karena tidak ada perawatan berkala, perangkat tersebut perlahan rusak dan tidak diperbaiki.

“Sudah lama CCTV-nya mati, tapi sampai sekarang tidak ada yang memeriksa atau memperbaikinya. Seolah-olah setelah dipasang lalu dilupakan begitu saja,” ungkap salah satu warga, Rabu (12/8).

Warga menilai, kerusakan tersebut sebenarnya bisa dicegah jika pihak aparatur desa rutin melakukan pengecekan dan perawatan berkala. Kurangnya perhatian dan tanggung jawab pengelolaan akhirnya membuat aset yang dibangun dengan dana itu terbuang sia-sia dan tidak berfungsi maksimal untuk kepentingan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah nyata dari pihak pengelola desa untuk memperbaiki kerusakan maupun memberikan penjelasan terkait kelalaian pengawasan dan perawatan tersebut. Warga berharap segera ada tindakan perbaikan serta pengawasan yang lebih ketat agar aset desa tidak rusak dan bermanfaat sebagaimana mestinya.

Belum ada komentar