Agroforestry Garut Buka 500 Peluang Kerja Baru

Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D
beritakeadilan.com,

KABUPATEN GARUT, JAWA BARAT-Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan pelatihan agroforestry terintegrasi bagi 500 warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Program ini dirancang untuk memperluas peluang kerja sekaligus mendorong pengembangan usaha berbasis potensi desa.

Desa Karamatwangi memiliki kawasan hutan sosial seluas 160 hektare yang menjadi modal utama pengembangan agroforestry Garut. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membuka ruang usaha berkelanjutan dari potensi desa.

Pelatihan mencakup budidaya kopi, pengolahan pascapanen, roasting, hingga barista. Selain itu, hortikultura seperti kentang dan cabai juga diperkuat. Di sektor pariwisata, masyarakat akan dilatih hospitality dan tour guide untuk mendukung wisata berbasis alam dan pertanian di Garut.

Yassierli berharap Karamatwangi menjadi desa percontohan pengembangan ekonomi berbasis agroforestry. Dengan pelatihan terintegrasi dari hulu hingga hilir, masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan diharapkan mampu membuka usaha baru dan memperkuat ekonomi desa.

Belum ada komentar