KABUPATEN TUBAN, JAWA TIMUR – Warga Tuban kini tak perlu lagi pergi ke luar kota untuk mendapatkan layanan penanganan tumor dan kanker. RSUD dr. R. Koesma Tuban mulai membuka layanan Klinik Bedah Onkologi guna memperluas akses pelayanan kesehatan spesialis di daerah.
Layanan tersebut mulai beroperasi sejak 9 Februari 2026. Kehadiran poli onkologi itu menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan spesialis di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tuban tersebut.
Dengan adanya layanan baru itu, pasien dengan keluhan tumor maupun kanker kini dapat menjalani pemeriksaan dan penanganan langsung di Tuban. Pasien tidak lagi harus dirujuk ke rumah sakit luar daerah untuk memperoleh layanan terapi maupun tindakan lanjutan.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, drg. Heni Purnomo Wati, mengatakan Klinik Bedah Onkologi melayani berbagai kasus, mulai tumor atau kanker payudara, tumor tiroid atau gondok, kanker kulit, kanker kelenjar getah bening, kanker kepala dan leher, kanker jaringan lunak, hingga berbagai jenis benjolan lainnya.
Selain pemeriksaan dan tindakan bedah, rumah sakit juga menyediakan layanan kemoterapi yang didukung fasilitas serta tenaga medis khusus. Poli tersebut ditangani dr. Muhammad Dhanny Irawan, M.Ked.Klin., Sp.B., Subsp.Onk(K).
Untuk jadwal pelayanan, Klinik Bedah Onkologi dibuka setiap Senin dan Selasa pukul 09.00–14.00 WIB. Sementara layanan hari Sabtu berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB.
Heni mengatakan kebutuhan layanan onkologi di daerah terus meningkat sehingga rumah sakit daerah perlu menyiapkan fasilitas dan tenaga medis yang memadai agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan lebih cepat dan mudah dijangkau.
Menurut dia, keberadaan layanan tersebut diharapkan membantu pasien mendapatkan penanganan lebih dini karena proses konsultasi, pemeriksaan, tindakan medis, hingga terapi lanjutan kini dapat dilakukan di Tuban.
“Dengan adanya Klinik Bedah Onkologi ini, masyarakat Tuban tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar kota. Penanganan bisa dilakukan di Tuban,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Ia menambahkan, keberadaan poli onkologi diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien karena proses pemeriksaan hingga terapi kini dapat dilakukan lebih dekat dengan domisili pasien.

Belum ada komentar