167 Mahasiswa Baru PVKK UAB Perkuat Persaudaraan Lewat MK2BR 2026

167 Mahasiswa Baru PVKK UAB Perkuat Persaudaraan Lewat MK2BR 2026
beritakeadilan.com,

KABUPATEN MOJOKERTO, JAWA TIMUR – Sebanyak 167 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga (PVKK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas PGRI Adi Buana (UAB) Surabaya, mengikuti Malam Keakraban Boga, Busana, dan Rias (MK2BR) 2026 pada Jumat–Sabtu, 16–17 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, membangun kekompakan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap program studi.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus III Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Kalikatir, Kabupaten Mojokerto, tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan antarmahasiswa. Melalui rangkaian pembekalan, permainan kelompok, dan pentas seni, peserta diajak mengembangkan potensi diri sekaligus membangun fondasi kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar PVKK.

Kepala Program Studi PVKK berharap MK2BR mampu menumbuhkan ikatan persaudaraan yang berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik secara individual, tetapi juga memiliki kepedulian untuk saling membantu, menguatkan, dan menghadapi tantangan perkuliahan bersama.

Kecintaan terhadap program studi juga menjadi salah satu nilai yang ingin ditanamkan sejak awal masa perkuliahan. Rasa bangga terhadap PVKK diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus belajar, berkarya, berorganisasi, dan meraih prestasi. Dengan demikian, lingkungan akademik dapat berkembang menjadi ruang yang inklusif, kolaboratif, dan mendukung pertumbuhan setiap mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi, persiapan peserta, penyampaian tata tertib, serta perjalanan menuju lokasi. Acara pembukaan kemudian berlangsung melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Unipa, pembacaan doa, serta laporan ketua pelaksana. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Dr. Yunus Karyanto, S.Pd., M.Pd.

Suasana semakin dinamis ketika setiap kelompok menampilkan jargon dan yel-yel. Selain menjadi sarana membangun keakraban, sesi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, dan belajar bekerja sama dalam mencapai tujuan kelompok.

Aspek pengembangan kapasitas mahasiswa diperkuat melalui materi keorganisasian, kepemimpinan, dan komunikasi mahasiswa yang disampaikan Dr. Yunus Karyanto, S.Pd., M.Pd. Pembekalan ini diarahkan untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi, menyampaikan gagasan secara konstruktif, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan organisasi.

Mahasiswa juga memperoleh edukasi mengenai pergaulan sehat dan pencegahan perilaku berisiko dari Dr. Ria Andriani Mukti, M.Si. Materi tersebut menekankan pentingnya menjaga diri, membangun relasi yang sehat, serta mempertimbangkan konsekuensi dalam mengambil keputusan. Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya mendukung perkembangan mahasiswa, baik dalam aspek sosial maupun pembentukan karakter.

Sementara itu, Agus Ridwan Misbahuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi Wawasan PVKK untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap bidang keilmuan yang mereka pilih. Melalui materi tersebut, mahasiswa diharapkan semakin mengenali potensi bidang boga, busana, dan rias, serta terdorong mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia pendidikan dan profesi.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kamar, ibadah, makan bersama, serta agenda calens dan pentas seni. Berbagai penampilan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal karakter rekan-rekannya. Interaksi yang terbangun diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih erat selama menjalani masa perkuliahan.

Memasuki hari kedua, peserta mengikuti senam pagi dan sarapan bersama sebelum menjalani sejumlah permainan kelompok. Permainan barisan menggunakan galon, bikin kata, gerak cepat, estafet air, corong air, hingga hewan berkumpul menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Di balik unsur rekreatif tersebut, mahasiswa dilatih membangun komunikasi, menyusun strategi, menumbuhkan kepercayaan, dan mengedepankan kerja sama.

Setelah seluruh permainan berakhir, peserta membersihkan diri, merapikan barang bawaan, dan makan siang. Panitia kemudian mengumumkan para juara, dilanjutkan penyampaian kesan dan pesan peserta sebelum penutupan serta persiapan perjalanan kembali ke kampus.

MK2BR 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau pengalaman kebersamaan selama dua hari. Nilai persaudaraan, disiplin, komunikasi, dan kolaborasi yang diperoleh perlu diterapkan dalam kehidupan akademik maupun organisasi mahasiswa.

Bagi 167 mahasiswa baru PVKK, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk tumbuh bersama dalam lingkungan akademik yang saling mendukung. Sebab, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemauan untuk berkolaborasi, menjaga solidaritas, dan mengembangkan potensi bersama.

Belum ada komentar