JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA—Persoalan tata kelola layanan tiket penyeberangan di Pelabuhan Muara Angke memasuki babak baru. Sorotan publik atas mekanisme penjualan dan transparansi akses tiket menuju Kepulauan Seribu itu kini menarik perhatian jajaran pimpinan tertinggi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pada Senin (05/10/2026). Langkah cepat diambil guna merespons dinamika pelayanan publik yang terus bergulir di pintu gerbang bahari ibu kota tersebut.
Kepala Dishub DKI Jakarta mengambil tindakan tegas dengan merencanakan pemanggilan khusus terhadap Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan (UPAP), Afandi Nofrizal. Pemanggilan ini bertujuan untuk meminta klarifikasi komprehensif sekaligus memberikan arahan strategis terkait temuan serta keluhan warga. Kepastian koordinasi internal ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Dishub DKI melalui pesan resmi, menandakan bahwasanya persoalan ini memperoleh atensi khusus dari pimpinan daerah.
Sebelumnya, masyarakat kerap mengeluhkan keterbatasan akses serta belum terbukanya mekanisme pembelian tiket, baik secara langsung di loket maupun secara daring (online). Pertanyaan mengenai kepastian ketersediaan tiket dan efektivitas pengawasan lapangan kini menumpuk pada meja UPAP. Kejelasan dari pihak pengelola menjadi kunci utama agar tidak muncul spekulasi liar yang dapat merugikan reputasi pelayanan transportasi publik DKI Jakarta.
Agenda pemanggilan ini menjadi momentum krusial untuk mengurai benang kusut tata kelola tiket di lapangan secara rasional dan objektif. Publik mengharapkan pembenahan sistem penyeberangan yang menjamin keadilan akses bagi setiap calon penumpang tanpa diskriminasi. Pengawasan yang ketat dan transparansi operasional dipandang sebagai jalan keluar mutlak untuk mengakhiri keraguan masyarakat terkait integritas layanan penyeberangan di Muara Angke.
Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, asas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi dalam mengawal isu ini. Pemanggilan oleh Kadishub DKI membuka ruang seluas-luasnya bagi UPAP untuk menyampaikan verifikasi serta klarifikasi yang akuntabel. Pembenahan riil di lapangan kini menjadi komitmen bersama demi menghadirkan kenyamanan dan kepastian layanan penyeberangan bagi seluruh warga.

Belum ada komentar