Talenta Digital Indonesia Gandeng India Akselerasi Keterampilan Kerja AI

(Kiri) Menteri Ketenagakerjaan Republik India Mansukh Mandaviya dan Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli
beritakeadilan.com,

HYDERABAD, INDIA-Langkah strategis diambil Pemerintah Indonesia dalam merespons arus cepat transformasi digital yang kini mengubah peta kebutuhan kerja global. Di sela perhelatan BRICS Labour and Employment Ministers’ Meeting di Hyderabad, India, Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menggelar pertemuan ikatan bilateral bersama Menteri Ketenagakerjaan Republik India Mansukh Mandaviya. Langkah ini menegaskan komitmen Indonesia untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam persaingan teknologi, melainkan aktif mencetak tenaga kerja yang adaptif, kompetitif, dan tangguh.

Sebagai dua kekuatan ekonomi berkembang dengan potensi bonus demografi yang melimpah, Indonesia dan India menyepakati pentingnya pertukaran pengalaman dalam membangun ekosistem teknologi. Indonesia menaruh perhatian khusus pada keberhasilan India dalam mengembangkan infrastruktur pusat data, inovasi berbasis teknologi, serta program peningkatan keterampilan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Kolaborasi ini menyasar penguatan kompetensi instruktur pelatihan vokasi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi agar mampu mencetak SDM siap pakai.

Sisi lain dari pergerakan teknologi adalah meluasnya pasar kerja informal dan pekerja platform (gig workers). Pertemuan bilateral ini secara mendalam mengulas strategi transisi pekerja informal menuju sektor formal melalui program upskilling dan reskilling, pemberdayaan kewirausahaan, hingga penguatan jaminan perlindungan sosial serta keselamatan kerja. Kemitraan ini memastikan bahwa arus modernisasi tidak mengabaikan hak-hak mendasar para pekerja di era ekonomi digital.

Guna merealisasikan visi tersebut, Indonesia membuka ruang kerja sama teknis secara luas, mulai dari dialog pakar, kunjungan studi, hingga program peningkatan kapasitas bersama antar-lembaga pelatihan kedua negara. Melalui komitmen ini, hubungan bilateral Indonesia dan India diproyeksikan mampu memperkuat institusi pasar kerja nasional yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada penciptaan lapangan kerja layak di masa depan.

 

Belum ada komentar