KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Desa Kalicilik, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, diverifikasi langsung oleh jajaran Polres Bojonegoro.
Pengecekan dilakukan setelah informasi mengenai dugaan aktivitas penimbunan solar bersubsidi beredar dan menyebut seseorang berinisial LK. Polisi turun ke lokasi untuk memastikan apakah informasi tersebut memiliki dasar faktual.
Kanit Pidum Unit 1 Polres Bojonegoro, IPTU Michel Manansi, bersama sejumlah anggota mendatangi lokasi yang disebut dalam informasi tersebut pada Sabtu (5/9/2026).
Hasilnya, petugas tidak menemukan lapak maupun tempat yang menunjukkan adanya aktivitas penimbunan solar bersubsidi di lokasi yang diperiksa.
“Setelah dilakukan pengecekan di lokasi yang dimaksud, tidak ditemukan lapak penimbunan BBM solar,” ujar anggota Unit 1, IPDA Agung Wijayanto, Sabtu (5/9/2026).
Hasil pengecekan itu membuat dugaan penimbunan solar bersubsidi di lokasi tersebut belum dapat dibuktikan. Begitu pula informasi yang mengaitkan inisial LK dengan aktivitas tersebut belum memiliki dasar pemeriksaan yang dapat mengonfirmasi keterlibatannya.
Langkah polisi memperlihatkan bahwa informasi mengenai dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi perlu diuji melalui verifikasi lapangan. Kabar awal tidak serta-merta dapat diposisikan sebagai fakta sebelum ditemukan bukti yang mendukung.
Meski tidak menemukan lapak saat pengecekan, polisi tetap memiliki ruang untuk menindaklanjuti informasi apabila kemudian muncul data atau bukti baru yang menunjukkan adanya aktivitas penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Masyarakat yang mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi juga dapat menyampaikan informasi kepada kepolisian disertai bukti pendukung. Dengan cara itu, laporan dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti berdasarkan fakta, bukan semata informasi yang beredar.
Untuk sementara, hasil pengecekan Polres Bojonegoro menunjukkan tidak ditemukan lapak penimbunan solar bersubsidi di lokasi yang dimaksud di Desa Kalicilik. Dengan demikian, tudingan mengenai adanya aktivitas penimbunan di titik tersebut belum terkonfirmasi.

Belum ada komentar