Senjata OPM Disita TNI Papua Tengah Usai Kontak Tembak

TNI amankan barang bukti dari tangan OPM
beritakeadilan.com,

KABUPATEN NABIRE, PAPUA TENGAH-Tim patroli Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil mengamankan sejumlah senjata dan munisi setelah terjadi kontak tembak dengan kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/3/2026). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman bersenjata.

Operasi patroli dimulai ketika prajurit TNI menemukan aktivitas mencurigakan di lokasi yang diduga menjadi persembunyian kelompok bersenjata. Saat dilakukan penyisiran, terjadi kontak tembak singkat. Kelompok OPM kemudian melarikan diri ke arah hutan, sementara pasukan TNI berhasil mengendalikan situasi tanpa menimbulkan eskalasi lebih lanjut.

Dalam pengamanan lokasi, aparat berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga milik kelompok OPM, antara lain:

  • Satu pucuk pistol jenis P1
  • Satu senapan angin
  • Empat belas butir munisi kaliber 5,56 mm
  • Delapan butir munisi kaliber 9 mm
  • Bendera bintang kejora
  • Uang tunai dan perlengkapan lainnya

Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan apresiasi atas profesionalisme prajurit di lapangan.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman dengan tindakan terukur dan sesuai prosedur,” tegasnya.

TNI menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli keamanan di wilayah rawan gangguan. Langkah preventif ini diharapkan mampu menciptakan situasi kondusif, menjamin keamanan masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah.

Penyitaan senjata OPM oleh TNI Papua Tengah menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam menjaga keamanan nasional. Dengan tindakan tegas namun terukur, TNI berupaya memastikan masyarakat Papua dapat hidup aman dan mendukung pembangunan daerah tanpa gangguan bersenjata.

Belum ada komentar