Dialog Bersama Pendiri Yayasan Biksuma Bangun Bangsa, Dr. Erikson Sianipar

beritakeadilan.com,

KABUPATEN TOBA (Beritakeadilan, Sumatera Utara) – BISUKMA LSM (BISUKMA DAN PENDIDIKAN), Mendukung pemerintah dalam mempersiapkan generasi produktif dan berkarakter tangguh sesuai kebutuhan zaman melalui program pelatihan bertema kepemimpinan dan kewirausahaan”. Balige, kedai kopi Partukkoan, Kamis(01/06/2023).

BISUKMA LSM , ini telah dibentuk sejak tahun 2009 yang lalu ,oleh Dr.Erikson Sianipar bersama saudaraNya, Wesly Sianipar.

Adapun program pelatihan telah di gelar di seluruh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara sampai ke desa-desa dan sudah lebih dari 25.000 warga Tapanuli Utara lintas generasi dan profesi yang mendapatkan pelatihan dari program tersebut.
Untuk memperluas cakupan program yang ingin di kembangkan lewat kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki platform yang sama, maka pada tahun 2019, Dr.Erikson Sianipar mendirikan Yayasan BISUKMA BANGUN BANGSA (YBBB).

Lanjut , pada tahun 2020, YBBB oleh Kemendikbud ditetapkan sebagai salah satu dari 156 Organisasi Penggerak Nasional lewat seleksi ketat yang di ikuti lebih 5800 Organisasi Masyarakat seluruh Indonesia.

Banyak aspirasi dari sejumlah kelompok tani di berbagai kecamatan yang telah di jembatanni oleh Erikson Sianipar sebagai ketua HKTI Taput ke Kementrian Pertanian dan DPR RI , diantaranya adalah permohonan bibit ikan, Traktor Besar dan Kecil , Pompa air, dan yang paling akhir saat ini adalah pencanangan” Kampung Kopi” di kecamatan pagaran , Tapanuli Utara. Persoalan pupuk mahal dan langka segera di respon oleh Erikson Sianipar lewat peran HKTI yang di pimpinnya dengan melakukan edukasi cara pembuatan pupuk organik cair(POC)kepada kelompok tani di seluruh kecamatan di Tapanuli Utara solusi jangka pendek dan masa depan pertanian.

“Mimpi besar” dari seorang Erikson Sianipar yang sudah sejak lama tersimpan dan tertanam dalam hati dan pikiranNya “” Berkontribusi untuk membangun dan membenahi Bona PasogitNya (Kampung halaman): Tapanuli Utara di berbagai sektor kehidupan masyarakatnya”. Dalam perjalanan untuk memajukan sektor pendidikan di tanah kelahirannya, Tapanuli Utara, Erikson Sianipar juga fokus memberi perhatian pada sektor pertanian yang merupakan sumber penghasilan masyarakatnya yang 80% profesinya adalah petani. Kedekatannya dengan para petani Tapanuli Utara terjalin semakin erat seiring dengan semakin intensnya kunjungan yang ia lakukan ke desa-desa di wilayah Taput.

LanjutNya , pada tahun 2020, Erikson Sianipar diberikan amanah oleh DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia(HKTI) sebagai ketua DPC HKTI Tapanuli Utara. Ujarnya” HKTI di Tapanuli Utara hadir bukan semata Organisasi saja, namun harus membangun hubungan produktif dengan pemerintah dan petani , agar kedepannya kesejahteraan petani meningkat, ketahanan pangan dan kedaulatan pangan tercapai. Dan kedepannYa saya berharap dapat memperluas wilayah kerja di 3 Kabupaten lainnya , yakni di Humbang Hasundutan, Toba dan Samosir , ujarnya kepada media www.beritakeadilan.com

(Alex)

Belum ada komentar