SURABAYA, JAWA TIMUR – Kecelakaan kereta api kembali terjadi di wilayah Kota Surabaya. Seorang pria pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia usai tertabrak Kereta Api Penataran di kawasan perlintasan rel Jl. Siwalankerto Utara II No.30B, Kecamatan Wonocolo, Kamis (28/5/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Slamet Daroni (58), warga Dusun Wonorejo, RT 003/RW 001, Kelurahan Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Berdasarkan laporan petugas, informasi kejadian diterima sekitar pukul 05.16 WIB dari CC Room. Tim gabungan kemudian tiba di lokasi pada pukul 05.24 WIB dengan waktu respons sekitar delapan menit.
Saat petugas tiba di lokasi, korban diketahui sudah dalam kondisi tergeletak di samping perlintasan kereta api. Petugas langsung melakukan pengecekan serta proses evakuasi bersama relawan PMI.
Dari hasil keterangan sementara di lokasi, kereta yang terlibat dalam insiden tersebut adalah KA Penataran relasi Surabaya–Blitar via Malang yang melaju dari arah utara menuju selatan.
Penjaga palang pintu menyebut kereta api melintas sekitar pukul 04.35 WIB.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh PMI bersama Posko Terpadu Selatan menuju kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya menggunakan ambulans PMI.
Petugas menyebut korban tidak membawa identitas diri saat ditemukan. Identitas korban akhirnya diketahui setelah dilakukan proses pemindaian sidik jari oleh tim INAFIS.
Peristiwa tersebut kini telah ditangani oleh jajaran kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Sejumlah unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian di antaranya BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Selatan, Polsek Wonocolo, PMI, dan tim INAFIS.

Belum ada komentar