Pantes Budal Gayeng di Taman Lokomotif, Disbudpar Bojonegoro Siap Gelar Rutin Dua Pekan Sekali

Foto: Kesenian lokal di taman Lokomotif bojonegoro (dok.ist)
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menghidupkan panggung seni lokal lewat gelaran Pentas Seni Budaya Lokal (Pantes Budal), Sabtu malam (18/04/2026). Kegiatan ini digelar di Taman Lokomotif, Jalan Teuku Umar, dan berlangsung meriah.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Campursari Modern Moroseneng yang dipandu MC Cak Sholeh. Acara juga diawali dengan tarian pembuka yang menambah daya tarik penonton.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ratusan pengunjung yang memadati lokasi. Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, bahkan turut menyumbangkan suara dengan membawakan lagu campursari berjudul “Selendang Biru”.

“Kita semua patut bangga pada budaya lokal Bojonegoro. Mengetahui animo masyarakat yang luar biasa pada malam hari ini, semoga Pantes Budal ini bisa kita laksanakan setiap dua pekan sekali. Dan nanti akan ditempatkan di lokasi strategis agar masyarakat dapat menyaksikan secara lebih luas,” Elzadeba.

Sejumlah komunitas turut hadir meramaikan kegiatan ini, di antaranya perwakilan Iwapi, Komunitas Thamrin, Paguyuban MC, Komunitas Dangdut Bojonegoro, serta Pepadi.

Dalam sambutannya, Elzadeba menegaskan komitmen Disbudpar untuk terus menghadirkan lebih banyak pertunjukan seni budaya lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin mencintai dan bangga terhadap budaya daerah.

Ia juga memastikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan seni budaya di Bojonegoro, serta mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dan mendukung program-program Disbudpar.

Sebelumnya, Pantes Budal telah digelar di Taman Rajekwesi serta halaman kantor Disbudpar Bojonegoro sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal.

Belum ada komentar