TAPANULI UTARA (bBeritakeadilan. Sumatera Utara ) – Ketua Umum Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT) Pro Deo Et Patria Yonge Sihombing, SE, MBA usai memberikan Sosialisasi Perkenalan PPPT dan pembekalan kepada 87 Kepala desa terpilih di kantor bupati toba akan “Buku Kumpulan Formulir Surat Dukungan Permohonan Pencabutan Moratorium Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Pengesahan Provinsi Tapanuli (Protap),sebelum berakhirnya massa jabatan Presiden Joko Widodo(Jokowi). Kini berlanjut ke kabupaten Tapanuli utara pertemuan informal dengan Ketua Persatuan Aparatur Desa Seluruh Indonesia(PABDESI) Amit Hutabarat beserta Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan PPA Tapanuli Utara Renold MT Lumbantobing mewakili Kadis di Resto Bhinneka pukul 15.00 wib.

Ketum PPPT Yonge Sihombing saat dihubungi melalui telepon selular(sabtu 23 desember 2023)mengatakan, Pertemuan dengan Ketua Pabdesi dan dinas PMD PPA Tapanuli utara Tentunya sebagai tindak lanjut dari pertemuan ditoba. Kita akan terus bergerak, menyuarakan Pencabutan Moratorium dan Pengesahan Provinsi Tapanuli. Saya beserta tim sudah menyiapkan “Buku Kumpulan Formulir Surat Dukungan Permohonan Pencabutan Moratorium Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Pengesahan Provinsi Tapanuli(Protap). Rencananya Satu Desa akan diberikan Satu Buku berisikan 200 Formulir. Tujuannya untuk mengumpulkan “Permohonan masyarakat cakupan wilayah Provinsi Tapanuli kepada Presiden Jokowi untuk segera mencabut moratorium pemekaran daerah otonomi baru (DOB) sebelum pemilu 14 Februari 2024 mendatang, selanjutnya Provinsi Tapanuli (Protap) akan disahkan sebelum masa akhir jabatan Presiden Jokowi 20 Oktober 2024,ucap Yonge.
Yonge Sihombing yang juga Dosen Universitas Prima Indonesia (UNPRI) medan dan mantan Staf Ahli DPRD Sumatera Utara menambahkan, Ini merupakan permohonan, harapan, kerinduan, impian dan penantian masyarakat yang berdomisili dicakupan wilayah Provinsi Tapanuli yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Tapanuli Tengah dan Kota Sibologa, serta masyarakat Tapanuli perantauan (diluar cakupan wilayah Provinsi Tapanuli) yang saat ini jumlahnya sudah mencapai 20 juta jiwa di seantero Indonesia dan dunia”, kata Yonge si Penulis 3 buah Buku Jokowi.
Saya sedang persiapan kembali akan Buku yang harus ditandantangani para kades nantinya. Saya beserta tim memastikan, Tidak ada keraguan dan bimbang lagi nantinya, pasti akan tiba saatnya Presiden Jokowi mencabut moratorium pemekaran DOB dan mengesahkan pembentukan provinsi Tapanuli. Inilah jawaban atas permohonan, harapan, kerinduan, impian dan penantian 20 juta masyarakat Tapanuli. Mengapa? Karena seluruh persyaratan pembentukan provinsi Tapanuli, baik secara administratif maupun teknis telah terpenuhi dan memenuhi syarat. Terlebih lagi dengan adanya loncatan kemajuan pembangunan di Kawasan Danau Toba (KDT) yang sebagian merupakan bagian dari cakupan wilayah Provinsi Tapanuli telah nyata terjadi di masa pemerintah Presiden Jokowi, dan terbukti telah dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat di cakupan wilayah Provinsi Tapanuli,tutup Yonge.
Dihari yang sama saat dijumpai Partukoan Kopi Balige, Castell Siahaan(Kortim PPPT Toba dan Samosir) didampingi Berlin Yebe menambahkan, Pada saat itu hadir Sekdis PMD Kab.Taput R. Lumbantobing dan Ketua Pabdesi Kab.Taput Hendra Hutabarat. Mereka menyambut baik kehadiran Ketua Umum PPPT Yonge Sihombing bersama timnya. Dikatakan Sekdis Pmd dan Ppa Renold pada saat itu “Untuk Menjalin kerjasama teknis pendistribusian buku Kumpulan Formulir Surat Dukungan Permohonan Pencabutan Moratorium Pemekaran DOB dan Pengesahan Pembentukan Provinsi Tapanuli kepada warga desa melalui kepala desa se-taput harus segera mungkin”. Kami harus segera koordinasikan ke Kadis dan kades setaput karena buku tersebut akan disampaikan kepada Presiden Jokowi sebelum pileg dan pilpres mendatang.
“Kami menyambut baik, karena memang Provinsi Tapanuli adalah harapan dan penantian kita semua, semoga acara pertemuan dengan seluruh kepala desa se Kab.Taput dapat kita laksanakan pada awal bulan Januari 2024”, ucap pesan Renold.
Hadir juga Hendra Hutabarat(Ketua Pabdesi), Jangan jemu untuk datang ke taput bapak-bapak sekalian, pada dasarnya kita setuju untuk perkembangan provinsi tapanuli. Banyak yang sudah berjuang demi Protap. Kami akan coba komunikasikan Kades setaput ,semoga harapan kita tercapai. Terakhir segenap Keluarga Pabdesi mengucapkan, Selamat hari Natal 25 desember 2023 dan Tahun Baru 1 januari 2024,tutup beliau.
Usai mengadakan pertemuan tersebut, Yonge bersama tim PPPT Sabar manganju Sianturi dan James Pangaribuan melakukan audiensi informal kepada Bupati Tapanuli Utara Dr. Drs. Nikson Nababan, M.Si, dan kami disambut hangat guna menyampaikan hasil pertemuan dengan Sekdis PMD dan Ketua Pabdesi Kab. Taput,terkait rencana kerja PPPT untuk membagikan buku Formulir Surat Dukungan Pencabutan Moratorium Pemekaran DOB dan Pengesahan Pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) kepada 241 Kepala Desa di Kab. Tapanuli Utara yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal bulan Januari tahun 2024, tutup Castell.
(M.NUR)

Belum ada komentar