APRESIASI POLISI DAN MASYARAKAT: Ratusan Penerima Penghargaan Kapolrestabes Surabaya

Foto: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan memberikan penghargaan kepada personel dan masyarakat berprestasi di Surabaya
beritakeadilan.com,

SURABAYA, JAWA TIMUR – Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan memberikan penghargaan kepada anggota Polrestabes Surabaya dan masyarakat yang dinilai berjasa serta berprestasi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, Senin (21/9/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap dedikasi personel dalam menjaga keamanan, mengungkap berbagai tindak pidana, meningkatkan profesionalisme, hingga menorehkan prestasi di bidang olahraga.

Selain anggota kepolisian, penghargaan juga diberikan kepada masyarakat yang dinilai aktif membantu aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Pemberian penghargaan tersebut berpedoman pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kebijakan tersebut juga merujuk pada Surat Telegram Kapolrestabes Surabaya terkait pemberian penghargaan kepada personel yang dinilai berjasa dan berprestasi dalam melaksanakan tugas.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni. Menurutnya, apresiasi tersebut merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap kerja keras, keberanian, profesionalisme, serta kontribusi nyata yang diberikan personel maupun masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah ditunjukkan. Setiap keberhasilan lahir dari kerja keras, disiplin, keberanian, serta kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat,” kata Kombes Pol Luthfie.

Sejumlah personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap sejumlah tindak pidana menonjol.

Kasus yang berhasil diungkap antara lain pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, hingga kasus pencurian yang melibatkan penggunaan airsoft gun.

Penghargaan juga diberikan kepada jajaran Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus pelemparan bom molotov dan percobaan pembakaran pos polisi dalam waktu tiga jam.

Tim lainnya turut mendapatkan apresiasi atas keberhasilan mengungkap kasus pembakaran mobil dinas Samapta Polsek Tambaksari serta perkara pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia.

Rangkaian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja personel dalam melakukan penyelidikan dan pengungkapan perkara yang dinilai menonjol di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Apresiasi tidak hanya diberikan kepada anggota Polri. Mudjani, petugas keamanan lingkungan di Kelurahan Pacarkeling, juga menerima penghargaan atas perannya dalam membantu menjaga keamanan lingkungan.

Mudjani dinilai aktif mendeteksi serta menyampaikan informasi secara cepat kepada kepolisian terkait insiden terbakarnya mobil patroli Polsek Tambaksari.

Kapolrestabes Surabaya menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Keamanan Surabaya tidak dapat dijaga oleh kepolisian seorang diri. Kepedulian masyarakat, kecepatan memberikan informasi, dan keberanian untuk ikut mencegah gangguan kamtibmas merupakan bagian penting dalam menciptakan kota yang aman,” ujar Luthfie.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi dalam Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Para penerima penghargaan berhasil mencatatkan gelar juara dan predikat terbaik dalam berbagai kategori kata maupun kumite. Prestasi tersebut diraih mulai dari tingkat pra-pemula hingga kelompok usia di bawah 21 tahun.

Selain prestasi olahraga, sejumlah personel Polrestabes Surabaya juga menerima penghargaan atas pencapaian nilai terbaik dalam Tes Kesamaptaan Jasmani Semester II Tahun 2026.

Penghargaan kelembagaan turut diberikan kepada Sipropam, Sikum, Baglog, dan Bag SDM atas keaktifan dalam menggunakan Aplikasi Surat Menyurat Polri atau Astina.

Kombes Pol Luthfie Sulistiawan berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polrestabes Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, serta perlindungan kepada masyarakat.

“Saya berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Jadikan penghargaan sebagai dorongan untuk bekerja lebih baik, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh personel menjadikan para penerima penghargaan sebagai teladan dalam menjalankan tugas.

Menurut Luthfie, budaya kerja yang berorientasi pada prestasi, integritas, dan pelayanan perlu terus diperkuat untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa upaya menjaga keamanan Surabaya tidak hanya bertumpu pada kerja kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Belum ada komentar