SURABAYA, JAWA TIMUR – Proses pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi terus berlangsung. Hingga Minggu (7/6/2026), sebanyak 9.478 jamaah dan petugas haji telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Surabaya.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 22 persen dari total jamaah dan petugas yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Data itu merupakan akumulasi kepulangan hingga Kloter 25, yang terdiri dari 9.302 jamaah, 43 Petugas Haji Daerah (PHD), 33 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), serta 100 petugas kloter dan petugas pendukung lainnya.
Pada musim haji 1447 H/2026 M, Embarkasi Surabaya memberangkatkan sekitar 44.000 jamaah dan petugas yang berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan demikian, masih terdapat 34.522 jamaah dan petugas yang berada di Arab Saudi dan akan dipulangkan secara bertahap sesuai jadwal penerbangan masing-masing kloter.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa seluruh proses pemulangan hingga Kloter 25 berlangsung lancar berkat sinergi petugas serta dukungan berbagai instansi terkait.
“Alhamdulillah, operasional pemulangan jamaah haji hingga Kloter 25 berlangsung lancar dan terkendali. Kami terus memastikan seluruh layanan kedatangan, penerimaan di Asrama Haji, hingga proses pemulangan ke daerah asal dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tertib,” jelasnya.
Dari sisi ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance (OTP), tercatat sebanyak 17 kloter tiba tepat waktu. Sementara itu, tiga kloter mendarat lebih cepat dari jadwal dan lima kloter mengalami keterlambatan. Meski demikian, seluruh rangkaian penerimaan jamaah tetap berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Dalam operasional debarkasi, PPIH mencatat terdapat 30 mutasi keluar, yang terdiri dari 11 jamaah wafat di Arab Saudi, delapan jamaah sakit dan masih dirawat di Arab Saudi, satu jamaah pulang secara mandiri, serta 10 kursi kosong.
Selain itu, terdapat delapan mutasi masuk dari kategori jamaah yang sebelumnya telah memiliki kloter keberangkatan berbeda.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat dua jamaah wafat dalam proses pemulangan ke Indonesia. Keduanya berasal dari Kota Malang dan tergabung dalam Kloter 12.
Jamaah tersebut adalah Hery Widianto (69 tahun) yang meninggal dunia saat berada di dalam pesawat, serta Wayan Rohani Suwasti (63 tahun) yang wafat ketika menjalani perawatan di RS Haji Surabaya.
“Kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya jamaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Mohammad As’adul Anam.
Hingga saat ini, terdapat enam jamaah haji Debarkasi Surabaya yang masih menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi sehingga belum dapat dipulangkan bersama kloternya.
Mereka adalah Mohammad Dzikri Muiz (65), asal Kabupaten Probolinggo, Kloter 4, yang dirawat di RS Jeddah karena kanker. Kemudian Siti Mutmainah Asari (64), asal Kota Malang, Kloter 14, yang dirawat di RS Bandara Taif.
Selain itu, Matory Ahmad Jalil (78), asal Kota Malang, Kloter 14, menjalani perawatan di RS King Faisal akibat sesak napas. Soetrisno Semo Semin (66), asal Kabupaten Magetan, Kloter 21, dirawat di RS King Abdullah pasca operasi jantung.
Selanjutnya, Jetty Trisno (70), asal Kota Madiun, Kloter 22, dirawat di RS Samir Abbas karena infeksi paru-paru. Sedangkan Sri Rahayu Sudarmo (73), asal Kabupaten Pacitan, Kloter 25, menjalani perawatan di RS King Faisal akibat gangguan paru-paru.
Mohammad As’adul Anam menegaskan bahwa PPIH Debarkasi Surabaya terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi jamaah yang masih menjalani perawatan.
“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap jamaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi. PPIH bersama tim kesehatan akan memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik hingga kondisi kesehatannya memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia,” pungkasnya.
PPIH Debarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelayanan pemulangan jamaah haji hingga seluruh kloter kembali ke Tanah Air dengan selamat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga masing-masing.

Belum ada komentar