KABUPATEN TAPANULI UTARA, SUMATERA UTARA – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., membuka Sosialisasi Penyusunan Peta Proses Bisnis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam arahannya, Deni menegaskan bahwa Peta Proses Bisnis tidak boleh dipandang sekadar sebagai dokumen administratif. Lebih dari itu, instrumen tersebut berperan penting dalam memperjelas alur kerja, pembagian tugas, serta tanggung jawab masing-masing perangkat daerah.
Menurutnya, pemetaan proses kerja yang jelas diperlukan untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan lebih terarah, efektif, efisien, dan akuntabel.
Wakil Bupati juga menyampaikan lima hal yang harus menjadi perhatian dalam penyusunan Peta Proses Bisnis. Kelimanya meliputi keselarasan dengan tujuan dan sasaran pembangunan daerah, penguatan koordinasi antarperangkat daerah, penyederhanaan proses kerja, kepatuhan terhadap pedoman yang berlaku, serta komitmen dan keterlibatan aktif seluruh pimpinan perangkat daerah.
Ia meminta agar sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan terukur. Seluruh perangkat daerah diharapkan berperan aktif agar penyusunan Peta Proses Bisnis dapat berjalan secara terpadu dan tepat waktu.
Untuk memastikan proses penyusunan berjalan sesuai ketentuan, Wakil Bupati meminta Bagian Organisasi memberikan pendampingan kepada seluruh perangkat daerah. Pendampingan tersebut diperlukan agar hasil pemetaan memiliki keselarasan dan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Kegiatan ini turut dihadiri secara daring melalui Zoom oleh Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumatera Utara, Dr. Zulkifli, A.P., S.IP., M.M. Sementara itu, hadir langsung Kepala Bagian Tata Laksana Biro Organisasi Setda Provinsi Sumatera Utara, Mukhlis, S.H., M.H., para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta peserta sosialisasi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendorong penguatan reformasi birokrasi dengan membangun sistem kerja yang terintegrasi dan terukur. Upaya tersebut diharapkan bermuara pada peningkatan efektivitas pemerintahan sekaligus kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Belum ada komentar