KABUPATEN TANGERANG, BANTEN – Kebakaran melanda kawasan Komplek Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di kawasan pergudangan tersebut.
Sedikitnya 26 unit bangunan terdampak dalam peristiwa itu. Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari area pergudangan dan menarik perhatian warga di sekitar lokasi.
Komandan Pos Damkar Wilayah Kosambi, Husni, mengatakan laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 13.00 WIB berdasarkan informasi dari rekan Red Car.
Menurut Husni, titik awal kebakaran diduga berada di sisi kanan gudang nomor 28 atau 29. Kobaran kemudian menjalar ke bangunan lain sehingga penanganan membutuhkan pengerahan armada gabungan.
“Informasi dari warga sekitar, TKP ini pabrik pembuatan springbed. Dugaan sementara dari korsleting listrik, untuk selanjutnya kewenangan dari kepolisian,” kata Husni saat ditemui di lokasi.
Untuk mengendalikan situasi, sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dengan melibatkan sekitar 50 personel gabungan. Armada tersebut terdiri atas dua unit Damkar DKI Jakarta, satu unit Damkar Bandara, satu unit Damkar PIK 2, serta tujuh unit dari sejumlah pos pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang.
Proses penanganan sempat menghadapi kendala karena sumber air berada cukup jauh dari titik kejadian. Kondisi tersebut diatasi dengan dukungan sejumlah mobil tangki milik pengelola kawasan pergudangan untuk memenuhi kebutuhan suplai air.
Petugas selanjutnya melakukan penyekatan dan pendinginan guna membatasi perambatan api sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik panas. Berdasarkan keterangan sementara di lapangan, bagian belakang kawasan telah berhasil dilokalisasi dan situasi dinyatakan terkendali sekitar 80 persen.
Husni mengatakan jumlah bangunan yang terdampak diperkirakan mencapai 26 unit berdasarkan pengamatan terhadap pintu-pintu gudang di lokasi. Namun, pendataan secara menyeluruh masih diperlukan untuk memastikan jumlah bangunan serta tingkat kerusakannya.
Sementara itu, Kapolsek Teluknaga AKP Kevin Hotlando memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Untuk korban jiwa hingga saat ini nihil,” ujar Kevin.
Polisi juga belum dapat memastikan nilai kerugian materiil akibat kebakaran. Penghitungan masih menunggu proses pendataan terhadap bangunan dan barang yang terdampak. “Kerugian belum dapat dipastikan,” tegasnya.
Mengenai penyebab kejadian, Kevin mengatakan kepolisian masih melakukan penyelidikan. Dugaan korsleting listrik yang disampaikan petugas pemadam belum dapat dipastikan sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilakukan. “Penyebab masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kevin.
Hingga berita ini ditulis, petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi, termasuk pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali membesar.

Belum ada komentar