Bunda PAUD Taput Buka Gebyar PAUD Tarutung 2026, Dorong Anak Tumbuh Bahagia Sesuai Usia

Bunda PAUD Taput Buka Gebyar PAUD Tarutung 2026, Dorong Anak Tumbuh Bahagia Sesuai Usia
beritakeadilan.com,

TAPANULI UTARA, SUMATERA UTARA – Masa kanak-kanak tidak semestinya diisi dengan tuntutan untuk selalu memenuhi ekspektasi orang dewasa. Anak membutuhkan ruang untuk bermain, belajar, berekspresi, dan berkembang sesuai tahapan usianya agar dapat tumbuh secara sehat sekaligus bahagia.

Pesan tersebut disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, saat membuka Gebyar PAUD Kecamatan Tarutung Tahun 2026 di Aula TK Negeri Pembina Tarutung, Jumat (11/9/2026).

Mengusung tema “Bersama PAUD Membangun Generasi Sehat, Cerdas, Ceria, dan Berbudaya”, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 208 peserta didik dan 52 pendidik. Gebyar PAUD menjadi ruang bagi anak untuk belajar melalui pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengembangkan kreativitas dan keberanian.

Dalam arahannya, Neny menegaskan bahwa setiap anak memiliki karakter dan tahapan perkembangan yang berbeda. Karena itu, proses pendidikan anak usia dini harus memberikan kesempatan kepada anak untuk berkembang secara alami tanpa dibebani target yang tidak sesuai dengan usianya.

“Anak-anak kita bukan robot. Izinkan mereka di usianya untuk bermain dan belajar secara seimbang, sehingga mereka siap secara mental dan bahagia saat melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya,” ujarnya.

Menurutnya, kebahagiaan anak pada masa usia dini merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan mereka menghadapi tahap pendidikan berikutnya. Pendekatan yang tepat di masa tersebut bukan hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada perkembangan mental, sosial, kreativitas, dan karakter anak.

Gebyar PAUD Kecamatan Tarutung juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengeksplorasi minat dan bakat melalui berbagai kegiatan kreativitas. Di sisi lain, keterlibatan para pendidik dan orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Selain kegiatan untuk peserta didik, Gebyar PAUD turut dirangkai dengan peningkatan kompetensi guru. Penguatan kapasitas pendidik diharapkan dapat mendukung terciptanya pola pembelajaran yang semakin adaptif terhadap karakteristik dan kebutuhan anak usia dini.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini. Sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, pendidik, dan orang tua diharapkan mampu membangun fondasi generasi Tapanuli Utara yang sehat, cerdas, ceria, berbudaya, serta memiliki karakter yang kuat.

Belum ada komentar