Satresnarkoba Polres Bojonegoro Perkuat Kesadaran Mahasiswa Rajekwesi Cegah Penyalahgunaan NAPZA

Satresnarkoba Polres Bojonegoro Perkuat Kesadaran Mahasiswa Rajekwesi Cegah Penyalahgunaan NAPZA(ist)
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda terus diperkuat. Salah satunya melalui sosialisasi yang digelar Satresnarkoba Polres Bojonegoro bersama ratusan mahasiswa STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan bertema “Kampus Tangguh Melawan NAPZA: Membangun Kesadaran, Ketahanan, dan Kepedulian Mahasiswa Menuju Indonesia Emas” tersebut bertujuan meningkatkan literasi mahasiswa mengenai bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kampus yang bebas narkoba.

Dalam sesi penyuluhan, Kasat narkoba polres Bojonegoro, AKP Mudo Tri Sanjoyo, memaparkan berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika beserta dampaknya terhadap kesehatan fisik, mental, dan kehidupan sosial. Ia juga mengulas pola peredaran narkoba yang kerap menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa, serta menjelaskan ketentuan hukum yang mengatur penyalahguna maupun pelaku peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, ancaman narkoba tidak hanya merusak masa depan individu, tetapi juga berpotensi menghambat lahirnya generasi muda yang berkualitas. Karena itu, langkah pencegahan melalui edukasi dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tahan mahasiswa terhadap pengaruh negatif narkotika.

Kasat narkoba Polres Bojonegoro berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kepedulian mahasiswa untuk saling mengingatkan, berani menolak penyalahgunaan narkoba, serta berperan aktif menjaga lingkungan kampus dari potensi peredaran gelap narkotika.

Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Evita Muslima, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari program Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT). Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab membangun ruang belajar yang aman sekaligus membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.

“Kegiatan hari ini merupakan salah satu rangkaian program Satgas PPKPT. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kampus yang mampu mencegah penyalahgunaan NAPZA sekaligus memperkuat ketahanan mahasiswa terhadap berbagai bentuk penyimpangan,” ujar Evita.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Satresnarkoba Polres Bojonegoro diharapkan dapat memperkuat wawasan mahasiswa mengenai bahaya narkoba serta mendorong mereka menjadi pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Belum ada komentar