RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Resmi Miliki Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower

RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Resmi Miliki Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower
beritakeadilan.com,

BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi meresmikan Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Rabu (24/6/2026). Kehadiran gedung baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan jantung sekaligus menjawab meningkatnya kebutuhan penanganan penyakit kardiovaskular di Kalimantan Timur.

Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower menghadirkan layanan jantung yang lebih komprehensif dengan dukungan fasilitas medis modern. Masyarakat kini dapat memperoleh diagnosis, tindakan, hingga perawatan jantung secara terpadu tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Pelaksana Tugas Direktur RSKD Balikpapan, drg. Ahmad Jais, menegaskan bahwa kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kemegahan bangunan maupun kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh sumber daya manusia dan tata kelola yang profesional.

“Rumah sakit yang berkualitas tidak cukup hanya ditandai dengan gedung yang megah atau peralatan yang canggih. Semua itu harus didukung tata kelola yang baik, tenaga kesehatan yang kompeten, serta pelayanan yang ramah dan profesional. Inilah komitmen kami untuk terus meningkatkan layanan kesehatan jantung bagi masyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya.

Pembangunan gedung tersebut didasari tingginya angka kasus penyakit jantung di Kalimantan Timur. Dalam kurun tiga tahun terakhir, RSKD Balikpapan telah menangani sebanyak 2.238 kasus penyakit jantung dengan tingkat keberhasilan tindakan mencapai 99 persen. Rumah sakit ini juga berhasil melaksanakan 40 operasi bedah jantung terbuka atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG) dengan hasil yang memuaskan.

Salah satu keunggulan utama gedung baru ini adalah keberadaan Laboratorium Kateterisasi (Cath Lab) tipe B-Plan, yang disebut sebagai fasilitas pertama di Pulau Kalimantan. Teknologi tersebut memungkinkan tenaga medis melakukan diagnosis secara lebih akurat sekaligus tindakan intervensi jantung dengan lebih cepat dan presisi.

Dengan beroperasinya Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap akses masyarakat terhadap layanan kesehatan jantung semakin mudah, cepat, dan berkualitas. Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu pusat rujukan layanan kesehatan unggulan di kawasan timur Indonesia.

Belum ada komentar