Perangi Barang Kena Cukai Ilegal, Tim Gabungan Sisir Toko-Toko di Baureno

Foto: Operasi gabungan Perangi Barang Kena Cukai Ilegal, Tim Gabungan Sisir Toko-Toko di Baureno(ist)
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama tim gabungan menggelar operasi pemberantasan barang kena cukai ilegal di wilayah Kecamatan Baureno, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus edukasi guna menekan peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Operasi diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Kecamatan Baureno. Sebanyak 30 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut yang melibatkan unsur Satpol PP, Bea dan Cukai, TNI, Polri, Polisi Militer, Kejaksaan Negeri, serta Bagian Perekonomian Pemkab Bojonegoro.

Untuk memaksimalkan pengawasan, petugas dibagi menjadi tiga tim yang menyasar sejumlah toko dan tempat usaha. Tim melakukan pemeriksaan langsung guna memastikan tidak ada barang kena cukai yang beredar tanpa memenuhi ketentuan perundang-undangan.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Bojonegoro Masirin melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, Yoppy Rahmat Wijaya, mengatakan operasi tersebut merupakan langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola perdagangan yang tertib dan sesuai regulasi.

“Selain pengawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif peredaran barang kena cukai ilegal,” ujar Yoppy.

Menurut dia, keberadaan barang kena cukai ilegal tidak hanya mengurangi penerimaan negara, tetapi juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat karena merugikan pelaku usaha yang telah menjalankan kewajibannya secara legal.

Karena itu, sinergi antarlembaga dinilai penting untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan di bidang cukai. Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, pemerintah berharap peredaran barang kena cukai ilegal dapat ditekan sehingga tercipta iklim usaha yang lebih sehat dan kondusif.

Pemkab Bojonegoro juga berharap upaya preventif dan penindakan yang dilakukan bersama berbagai pihak dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan cukai serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Belum ada komentar