Jalan Rigid Desa Panjunan Permudah Mobilitas Warga

Foto: Sekertaris Desa panjunan Eka Prasetya saat di lokasi proyek jalan rigid beton
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Jalan lingkungan di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses bagi kendaraan roda empat, kini telah berubah menjadi jalan rigid beton. Pembangunan melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 itu kini mempermudah mobilitas warga dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

Jalan rigid beton sepanjang 370 meter dengan lebar 3 meter itu dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp694.504.800 yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro melalui skema BKKD Tahun Anggaran 2025. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Pantauan di lapangan dan dokumentasi yang dihimpun media ini menunjukkan, sebelum dilakukan pembangunan, ruas jalan tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda empat secara optimal. Kondisi itu turut memengaruhi kelancaran mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Setelah dilakukan pengecoran rigid beton, akses jalan tersebut telah dapat dilalui kendaraan roda empat. Keberadaan jalan baru itu diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Desa Panjunan, Eka Prasetya, yang mewakili Kepala Desa Panjunan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas realisasi program pembangunan tersebut.

“Saya mewakili Ibu Kepala Desa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dan Wakil Bupati Nurul Azizah atas bantuan melalui program BKKD Tahun 2025. Pembangunan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Eka kepada awak media, Senin (15/6/2026).

Menurut Eka, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat desa karena berpengaruh terhadap aksesibilitas dan mobilitas warga.

Foto: Warga Desa Panjunan, Sutrisno dilokasi jalan rigid beton.

Hal senada disampaikan Sutrisno, salah seorang warga Desa Panjunan. Ia mengaku pembangunan jalan rigid tersebut membawa manfaat bagi masyarakat.

“Dengan dibangunnya jalan ini, kami sebagai warga sangat berterima kasih. Jalan yang bagus sangat membantu mobilitas dan dapat menunjang perekonomian masyarakat,” katanya.

Warga berharap program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat seperti BKKD dapat terus berlanjut dan menjangkau wilayah lain yang masih memerlukan peningkatan infrastruktur.

Akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat desa.

Belum ada komentar