Hari Bhayangkara ke-79, Bhabinkamtibmas Jambangan Dampingi Penjurian Pekarangan Pangan Bergizi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Warga

Foto: Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan bersama Tiga Pilar mendampingi penjurian Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di RW 02 Jambangan Surabaya dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79.
beritakeadilan.com,

SURABAYA, JAWA TIMUR – Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat terus digencarkan di Kota Surabaya. Salah satunya melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan, Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya, bersama unsur Tiga Pilar melakukan pendampingan kegiatan penjurian Program Pekarangan Pangan Bergizi di wilayah RW 02 Kelurahan Jambangan, Senin (1/6/2026).

Kegiatan berlangsung di lahan Pekarangan Satu Padu yang berlokasi di Jalan Jambangan Sawah Nomor 1-3. Program tersebut menjadi wujud sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan Aiptu Mujianto bersama Lurah Jambangan dan Babinsa sebagai unsur Tiga Pilar. Kehadiran mereka tidak hanya memastikan proses penjurian berjalan lancar, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga yang aktif mengembangkan sektor pertanian perkotaan.

Lahan yang menjadi lokasi penjurian dikelola Kelompok Tani (Poktan) Satu Padu yang diketuai Sunarmi bersama 10 anggota. Berbagai jenis tanaman pangan yang dibudidayakan menjadi bukti nyata keberhasilan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Aiptu Mujianto, Program Pekarangan Pangan Bergizi memiliki manfaat strategis dalam meningkatkan ketersediaan pangan sehat sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Selain mendukung program ketahanan pangan, Aiptu Mujianto juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia mengajak warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta aktif menjaga kondusivitas wilayah masing-masing. Menurutnya, keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan saling peduli dan menjaga satu sama lain, situasi yang aman dan kondusif dapat terus terwujud,” ujar Aiptu Mujianto.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjadi “polisi bagi diri sendiri” dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi di lingkungan tempat tinggal.

Program Pekarangan Pangan Bergizi yang dikembangkan warga RW 02 Jambangan menjadi contoh sukses pemanfaatan lahan terbatas untuk menghasilkan pangan sehat, bergizi, dan bernilai ekonomis.

Melalui program tersebut, warga tidak hanya memperoleh hasil panen yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan dalam menghadapi tantangan ekonomi maupun perubahan lingkungan.

Keberhasilan pengelolaan pekarangan produktif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan program serupa guna mendukung ketahanan pangan nasional dari tingkat masyarakat.

Seluruh rangkaian penjurian Program Pekarangan Pangan Bergizi berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran unsur Tiga Pilar menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Surabaya.

Belum ada komentar