KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA – Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPC Kabupaten Toba kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan sukses menggelar kegiatan bertajuk “Jalinan Kasih” bagi pelajar di Kabupaten Toba. Kegiatan berlangsung di Sanggar Tari Tolu Sadalanan, Napitupulu Bagasan, Lumban Lintong, Balige, dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Jumat, 24 April 2026.
Mengusung tema “Tali kasih adalah simbol kebersamaan dan kepedulian yang kuat, mengikat hati dan jiwa dalam kasih sayang tak terputus,” kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian AKPERSI terhadap pelajar, khususnya anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu.
Acara dihadiri berbagai tokoh dan unsur masyarakat, antara lain Ketua DPC GAMKI Toba Boy Antoni Simangunsong beserta rombongan, Ketua IPSM Toba Jhon Hardi Napitupulu dan Sekretaris Kenny D. Pardede, S.H., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba Lalo Simajuntak, Kepala Bagian Pendapatan Kabupaten Toba Harlen Simarmata, perwakilan Camat Balige, serta para orang tua dan pelajar penerima manfaat.
Sebagai bagian dari kegiatan, AKPERSI menyalurkan bantuan berupa sembako, khususnya beras, serta perlengkapan sekolah seperti tas kepada para pelajar. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memotivasi pelajar untuk terus semangat menempuh pendidikan.
Pesan Motivasi dari Para Tokoh, Dalam sambutan pertamanya, Ketua DPC GAMKI Toba Boy Antoni Simangunsong menyampaikan, “Adik-adik yang saya banggakan, tas dan beras yang kami serahkan hari ini bukan soal harga. Ini adalah tanda bahwa kalian tidak sendiri. Kalian punya kakak-kakak dari GAMKI dan AKPERSI yang percaya bahwa masa depan Toba ada di pundak kalian. Karena itu, tugas kalian hanya satu saat ini: belajar dengan sungguh-sungguh. Kurangi waktu bermain game, perbanyak waktu membuka buku. Sebab, orang-orang hebat lahir dari disiplin kecil yang kalian biasakan setiap hari. GAMKI Toba bangga pada kalian semua.”
Senada, Ketua IPSM Toba Jhon Hardi Napitupulu menegaskan, “Anak-anakku yang saya kasihi, IPSM Toba hadir di sini bukan hanya untuk menyaksikan, tetapi untuk memastikan kalian tahu: perhatian dan kepedulian masyarakat untuk kalian itu nyata. Bantuan tas dan sembako hari ini adalah jembatan agar langkah kalian ke sekolah lebih ringan. Tapi ingat, jembatan ini hanya berguna kalau kalian mau melangkah. Oleh karena itu, jaga kepercayaan kami. Caranya dengan belajar tekun, hormat kepada orang tua dan guru, serta jauhi hal-hal yang merusak masa depan. Disiplin waktu adalah kunci. Satu jam kalian membaca buku hari ini akan menentukan nasib kalian lima tahun ke depan. IPSM Toba percaya, dari Sanggar Tari Tolu Sadalanan ini akan lahir generasi Toba yang berprestasi dan berkarakter.”
Sementara itu, arahan mewakili Bupati Toba Efendi S.P. Napitupulu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba Lalo Simajuntak. “Atas nama Bapak Bupati Toba, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AKPERSI Toba atas inisiatif mulia melalui program ‘Jalinan Kasih’ ini. Ini bukti nyata kolaborasi pers dan pemerintah dalam membangun SDM Toba. Adik-adik pelajar yang Bapak banggakan, Pemerintah Kabupaten Toba menaruh harapan besar di pundak kalian. Bantuan hari ini adalah bentuk perhatian agar tidak ada satu pun anak Toba yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Karena itu, arahan Bapak Bupati sangat jelas: disiplin adalah kunci. Disiplin waktu, disiplin belajar, dan disiplin dalam memilih pergaulan. Kurangi waktu bermain game, gantikan dengan membaca buku, mengulang pelajaran, atau membantu orang tua. Satu jam yang kalian gunakan untuk belajar hari ini adalah investasi untuk masa depan kalian dan Toba. Ingat, Kabupaten Toba butuh kalian. Butuh dokter, insinyur, guru, petani modern, dan pemimpin yang lahir dari anak-anak yang hari ini mau berjuang dari bangku sekolah. Pemerintah akan terus hadir, tapi keberhasilan tetap ada di tangan kalian. Mari kita buktikan bahwa anak Toba bisa hebat, bisa bersaing, dan bisa membawa perubahan.”
Para tokoh menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan.
Kegiatan juga diisi dengan interaksi hangat antara pengurus AKPERSI dan para pelajar. Di penghujung acara, para pelajar Sanggar Tari Tolu Sadalanan menampilkan atraksi tarian daerah dan “mossak” sebagai bentuk ungkapan terima kasih, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
AKPERSI menegaskan bahwa program “Jalinan Kasih” merupakan agenda berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial organisasi. Ke depan, AKPERSI berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Toba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat solidaritas dan kepedulian terus tumbuh, menjadi fondasi dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.

Belum ada komentar