SURABAYA, JAWA TIMUR – Kawasan pesisir Jalan Greges Timur, Kalianak, Kecamatan Asemrowo, kini memiliki “benteng alami” baru. Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan aksi pemulihan lingkungan dengan menanam ratusan bibit mangrove dan bakau di Gang Buyuk Indah, Rabu (22/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu, sebagai bagian dari upaya konkret menjaga kelestarian pesisir Surabaya utara.
Penanaman mangrove ini tidak sekadar simbolis. Langkah tersebut menjadi strategi penting dalam mencegah abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut yang selama ini rentan tergerus.
Ketua YKB Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari.
“Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan pesisir. Penanaman mangrove dan bakau ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas ekosistem laut serta memastikan kawasan pemukiman warga lebih terlindungi dari ancaman abrasi,” ujar Ny Dina Wahyu.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan kawasan Kalianak didasarkan pada kondisi lahan pesisir yang membutuhkan perhatian serius.
Penanaman mangrove di kawasan Greges diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekologis lahan kritis, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Ekosistem laut yang sehat dinilai dapat meningkatkan hasil perikanan serta menciptakan potensi wisata berbasis lingkungan.
“Melalui aksi ini menjadi pesan kuat akan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keseimbangan alam,” imbuhnya.
Menariknya, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari pengurus Bhayangkari, personel kepolisian, hingga pelajar SMP Kemala Bhayangkari Surabaya dan unsur Forkopimcam Asemrowo.
Para siswa tampak antusias terjun langsung ke area berlumpur untuk menanam bibit mangrove. Keterlibatan generasi muda ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Usai penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial. Yayasan Kemala Bhayangkari menyerahkan tali asih dan cinderamata kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
Aksi ini menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak bisa dipisahkan dari kepedulian terhadap masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Belum ada komentar